Possessive Teacher

Possessive Teacher

  • WpView
    Reads 535
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 26, 2020
"EKHMM. Masih saya pantau, belum saya musnahkan," suara albi membuat mereka segera melepaskan pelukan itu dan jangan lupa tatapan elang yang menusuk hati mereka berdua, seolah-oalah sedang menangkap basah kekasihnya berselingkuh. "Kenapa pak? Bukannya ini sudah jam diluar sekolahkan? Dan bapak bukan siapa-siapa ayra" Bela ayra kepada sosok yang berada disampingnya yang tengah menciut tatkala melihat tatapan membunuh dari seseorang dihadapannya. "PERGIII!!!" Perintah albi tanpa bantahan sambil menyeret tangan ayra hingga gadis itu kesusahan berjalan karena langkah panjang seseorang didepannya ini.
All Rights Reserved
#995
possessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Garis Interaksi
  • KEYNANDO™ ✔
  • ALEXON [END]
  • Bad Psychopath Boyfriend
  • Arsyilazka
  • MAS JI
  • ALSYA
  • Rieril

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines