GREEN LOVE

GREEN LOVE

  • WpView
    OKUNANLAR 9
  • WpVote
    Oylar 2
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Ara 21, 2020
"PERGIIIIIII INI POHON KUUUUUUUU....". nandini meneriaki mesin itu tanpa dia sadari air mata nya suda mengalir deras di pipi nya. "Hy bocah pergi sana, apa kau mau mati". Walaupun di teriakin dengan keras Nandini tidak bergerak dia tetap berdiri di depan pohon itu walaupun sebenarnya dia sangat ketakutan. "AHHH dasar boca sialan, kau tahu karna kau aku bisa di pecat MINGGIR SANA...". Lafi-lagi teriakan keras menyerang nandini Pengemudi mesin itu meneriaki nya dgn keras tapi nandini tidak menyerah dia tetap berdiri menghalagi mesin itu. "Dasar kesini kauuu bocah sialan". Pengemudi mesin besar itu melangkah turun dari mesin meuju nandini. "Lepaskan aku...... Jgn ganggu pohon kuuuu" nandini berteriak histeris ketika tangan nya di tarik dgn kasar nandini melawan dengan menggit tangan pengemudi tersebut. "ARGGTGTG, Jeduggg". Jeritan kesakitan pengemudi sekaligus suara pukulan membuat nandini tersungkur jatuh ke tanah, sekilas ayah nandini melihat dari jendela dan langsung pergi ke kamar atas.
Tüm hakları saklıdır
#407
dari
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • NIDA ( END )
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • Damnation Love(END)
  • TOUCHED (End)
  • When The Wings Fall
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • Destined for me 2
  • Aku Adalah Lukamu
  • The Perfect Strangers

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi