Generasi penikmat 10 November

Generasi penikmat 10 November

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 5, 2020
10 November..... tanggal yang tidak asing lagi ditelinga kita. Yah...kala itu arek-arek suroboyo bersama pejuang yang lainnya mempertahankan tanah kelahiran, berbekal clurit, bambu runcing dan alat seadanya. Dengan semangat yang membara dan ridho Allah swt, akhirnya arek-arek suroboyo berhasil mempertahankan kota Surabaya. Kita sebagai generasi zaman now, hanya bisa mengenang jasa-jasa pejuang yang telah gugur di medan perang. Dengan mengisih waktu luang untuk hal yang positif, belajar dengan semangat meskipun pandemi, dan semangat dalam segala hal yang baik. para pejuang pasti merasa senang tersenyum tipis di sana melihat generasi penerusnya yang begitu bersemangat melawan kerasnya zaman sekarang. Nah... intinya kita sebagai generasi muda selanjutnya, jangan sampai melupakan jasa-jasa semua pejuang yang rela berkorban demi mempertahankan tanah kelahiran Surabaya. Kita harus lebih berkobar semangat api membara untuk menjadi generasi yang baik menjadi lebih baik, yang maju menjadi lebih maju, dan yang sukses menjadi lebih sukses. Ingat....jasad para pahlawan memang telah tumbang, tetapi semangat mereka tetap ada bersama kita. Sekian.....
All Rights Reserved
#30
gmail
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Voyage to The Nebula
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Rentang Waktu
  • SELATAN
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • raden kian santang (Season 2) (END✔️)
  • Adolescent
  • Dunia Naruto Indonesia

Dunia telah hancur. Perang Ketiga bukan soal senjata nuklir, tetapi makhluk hasil eksperimen genetika. Dua belas anak muda. Satu planet yang sekarat. Dan satu tujuan: bertahan hidup... atau lenyap bersama sejarah? Saat langit sudah tak lagi biru, saat tanah tak lagi ramah, harapan terakhir manusia berada di tangan mereka. Mereka tak mencari pahlawan. Mereka hanya mencoba pulang-ke arah bintang yang tak pernah membohongi arah. --- "Kami tak pernah minta menjadi penyintas, tetapi semesta memaksa kami untuk terus berjalan, meski arah pulang pun sudah tak berbentuk." - the Voyagers.

More details
WpActionLinkContent Guidelines