Ar Rahman

Ar Rahman

  • WpView
    Reads 510
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 14, 2022
Saat kenyataan menyakitkan itu membuat Meyra tertekan, ada penawar lain yang membuatnya semangat untuk bertahan. Lantunan Ar Rahman itu terdengar menenangkan di indra pendengaran. Suaranya menyejukkan setiap telinga yang mendengarkan. Hadirnya mendamaikan kalbu setiap insan. Namun, satu hal yang membuat Meyra berhenti menaruh kekaguman. Ternyata suara itu milik pemuda menyebalkan yang pernah menceramahinya di pinggir jalan. Entah takdir atau memang kebetulan, hampir setiap hari Meyra dipertemukan dengan pemuda itu. Akankah kalimat 'benci menjadi cinta' terbukti di dalam hidup seorang Meyra Nazira? --- "Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya saja, karena boleh jadi ia akan berbalik menjadi orang yang kamu benci. Dan bencilah kepada seseorang sekadarnya saja, karena boleh jadi ia akan menjadi orang yang paling kau cintai." - Ali bin Abi Thalib - ========================= ========================= # 3 _ hafizquran [20.07.21] # 4 _ arrahman [03.08.21] # 8 _ inspiratif [11.08.21] Semua adegan dan kejadian hanyalah FIKSI semata, dan cerita ini murni imajinasi saya sendiri. Jadi, jika ada kesamaan dalam bentuk apa pun itu murni karena ketidaksengajaan. Ambil baiknya, buang buruknya! Semoga ada manfaat yang didapat, meskipun itu hanya satu kalimat. Start: Kota Kediri, 15 Juli 2021 Finish: - ©2021 Cover: Pinterest, Google, diedit di Polish.
All Rights Reserved
#50
terbitjaksamedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMARA
  • Nirguna [End]
  • Garis Takdir Adinda (END) ✓
  • BENCI MENJADI CINTA [SELESAI]
  • You, and My Brother [ S E L E S A I ]
  • Psychopath vs Indigo (TERBIT)✔
  • I am Your Eyes [SUDAH TERBIT]
  • Bendahara VS Ketua Kelas✓
  • mr.bean Ibrahim  End|
AMARA

"Lo lupain pertemuan malam ini, gue lupain apa yang udah mata gue lihat tadi." -Abidzar Ali Ibrahim Amara dan Ali, dua insan yang mana takdir selalu punya cara untuk mereka berjumpa. Meski tak satupun dari mereka sama-sama menginginkan pertemuannya. Berporos pada masalah Amara dan bayi di kandungannya, Ali semakin terlibat jauh ke dalam hidupnya. Saat sebuah tawaran pernikahan Ali terima, dia sadar menikah bukan tentang uji coba kecocokan semata. Melainkan penentuan dengan siapa dia akan menjalankan seumur hidupnya. Saat hati dan otaknya terlalu berisik untuk memikirkan, Adnan hadir menawarkan diri untuk menikahi Amara. Sayangnya Amara bukan boneka, yang siapa saja bisa melemparnya begitu saja. Dia manusia, dan berhak untuk bahagia. Kemanakah Amara akan melabuhkan hatinya? Dan bersandar atas semua penderitaan dan kesendiriannya selama ini? ∆ Teenfiction-Spiritual ∆ Copyright© 2021, Laili Ra Start. : September 2021 Finish: Tag me on Instagram, if you share something from this story. CERITA INI MURNI IMAJINASI PENULIS!

More details
WpActionLinkContent Guidelines