Kimbo dan Keberuntungannya

Kimbo dan Keberuntungannya

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 8, 2020
Kimbo adalah seorang anak yatim piatu yang hidup sebatangkara. Suatu hari saat ia mencari kayu bakar, ia tersesat dan bermalam di sebuah gubug. Namun ia bertemu dengan seorang nenek tua yang sangat baik hati menawarkan sekolah kepada Kimbo. Tetapi Kimbo harus memenuhi syarat yang diberikan yaitu membantu warga Desa Hampe yang sedang kesulitan menutup sumber mata air. Setelah kejadian itu, akhirnya Kimbo dapat bersekolah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hutan Terlarang [END]
  • Penyesalan Lee Jeno |nomin|
  • My Wife (END)
  • Layang-layang
  • Goresan Empat Pena
  • Pak Udin
  • Jejak yang hilang
  • Posesif ( NoRen GS) ✔️
  • Laut dan Luka
  • MAFIA It's LOVE🔞 END

Liburan sekolah seharusnya menjadi waktu bersenang-senang. Tapi tidak bagi lima remaja ini. Nanda yang keras kepala, Alya si penakut tapi pemberani, Dimas yang terlalu percaya diri, Reza si skeptis, dan Faris yang penakut-mereka semua menertawakan mitos tentang sebuah hutan terlarang di pinggiran desa. Tapi tawa itu berubah jadi jeritan saat mereka nekat masuk dan menyadari: hutan itu hidup. Suara aneh, kabut misterius, arah yang berputar, dan simbol-simbol aneh mulai menghantui mereka. Tak hanya terjebak secara fisik, mereka juga dihantui oleh ketakutan dan rahasia masing-masing. Ditambah kemunculan dua gadis misterius dan seorang pria yang mengaku bernama Reza-tapi bukan Reza yang mereka kenal-membuat segalanya makin kacau. Mereka harus memecahkan teka-teki, memilih siapa yang bisa dipercaya, dan menghadapi diri mereka sendiri. Tapi tidak semua bisa keluar. Hutan menuntut pengorbanan. Satu kesalahan kecil, dan mereka akan jadi bagian dari mitos itu selamanya. INI IDE ASLI DARI PENULIS! DILARANG MENGCOPY PASTE CERITA INI🚫🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines