Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
AMERTA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 5, 2020
Amerta : Tidak dapat mati; abadi (tidak terlupakan) Ada sebuah kutukan yang dipercayai keluarga Dara. Mereka tidak boleh menginjakkan kaki di Batavia. Dendam masa lampau sudah menunggu sasarannya. Belum pernah ada satu pun dari mereka yang berani ke sana. Sampai Dara mengubahnya. Nyawa dibayar dengan nyawa. Menang atau mati.
All Rights Reserved
#366
kutukan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mimpi Padma [PUBLISH IN ELEX MEDIA COMPUTINDO, 2021]
  • Embrace the Enemy [LENGKAP]
  • Happy Family [TAMAT]
  • Dera 6 | Final Chapter
  • SHE'S DEVIL || ENDING
  • Warisan Gandari
  • Yang Tak Terucap...
  • 2. Kepahitan dalam Cinta [END]
  • INTERCONNECTION

Mata Haga menyihir dunia Padma. Membuatnya tak berkutik, gagal fokus, dan dengan sedikit senyumnya ia dengan mudah tergelincir untuk jatuh cinta. Tapi, Haga bukannya hanya sekedar asisten dosen ganteng yang menjungkirbalikkan dunia Padma saja, melainkan juga dunia mimpinya. Oh, dan Padma merasa sepertinya Haga tidak bisa mati. Ia jelas-jelas bukan makhluk dari dimensi ini. ... Rania Padmadewi mengalami gangguan tidur setelah ayahnya meninggal dua bulan yang lalu. Ia selalu dihantui mimpi buruk bertemu yang melibatkan ayahnya. Setelah kematian ayahnya, Padma menata ulang hidupnya termasuk mencoba membenahi kuliahnya di jurusan Arkeologi yang selama ini keteteran karena hobi fotografinya. Saat mengulang kembali untuk ketiga kali mata kuliah horor Purbaka Klasik, ia bertemu si asisten dosen bermata cemerlang, Haga Bandawasa. Rupanya pertemuannya dengan Haga menjadi kunci memasuki petualangan tak terduga menguak misteri kutukan yang selama ini Padma pikir hanya mitos belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines