Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Seven Days

Seven Days

  • WpView
    Membaca 2,299
  • WpVote
    Vote 388
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadLengkap Sab, Feb 6, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Tujuh hari setelah hari ini, aku harap aku masih ada disini. This isn't a mystery/thriller story, this is just-story about someone who's trying his best to survive, to stay alive. [A N G S T] ⚠Warning Including : suicidal thought, broken home, self-harm and depression. I've warned you. I've put trigger warnings for my story. Please be a wise reader.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#131
anxiety
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Hopeless
  • Laut di Utara: The Northern Sea
  • Short Story (Horror)
  • 𝐀𝐍𝐎𝐍𝐈𝐌 [𝐖𝐇𝐎'𝐒 𝐈𝐍 𝐓𝐇𝐄 𝐖𝐀𝐓𝐄𝐑?]
  • Does Not Become Anything
  • Creepypasta
  • I Wanna Die Soon (Beginning)✔️
  • Creepy;
  • Creepypasta
  • ON REMEMBERING
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan