Story cover for Rasa by septiansari12
Rasa
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 05, 2020
[LEMAH BUKAN BERARTI KALAH]

Denisa cewek dengan sejuta kenakalannya. Orang bilang dia adalah Bad Girl SMA Bangsa. 
Tapi, bagi denisa. Dia berpenampilan dan berperilaku seperti ini, hanya karena dia tidak ingin terlihat lemah di mata orang lain.

Denisa yang harus kuat menjalani hidupnya seorang diri. Ditinggal dan diacuhkan adalah makanan sehari-hari. Dianggap beban atas semua masalah yang datang bertubi-tubi.

Cerita ini tentang perjalanan Denisa. Melewati semua rintang tanpa seorang ayah yang memapah. Seorang ibu yang memberi isyarat dan seorang kakak yang selalu ada.

Apa kamu salah satu yang akan pergi meninggalkanku? Aku tunggu jawabnnya?

*****************************************************
"Sudah puas tampar nisa!" 

"Tampar lagi mah."

"Ayo tampar lagi." 

"Kenapa?enggak bisa!"

"Ayo mah! tampar"

Untuk sepenggal rasa yang tertinggal. Dan rasa bersalah yang harus datang belakangan.
All Rights Reserved
Sign up to add Rasa to your library and receive updates
or
#4denisa
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
Last Goodbye [TAMAT] by thmswngg_
57 parts Complete
[PART MASIH LENGKAP, NO PRIVATE-PRIVATE!!] • [15+] Sebagai salah satu anak dari korban broken home, Samantha tidak keberatan jika ia harus menjalani kehidupan dengan berbagai rintangan yang terus mengujinya. Apapun itu akan Samantha lewati, asalkan ia bisa membantu biaya pengobatan sang ayah yang telah menderita gagal ginjal selama dua tahun. Samantha akan berusaha dengan keras agar keluarga kecilnya bisa bahagia senantiasa, meski tanpa kehadiran seorang ibu di sisinya lagi. Semasa menggantikan posisi sang ayah untuk menjadi tulang punggung keluarga, Samantha telah melakukan banyak hal agar ia bisa mendapatkan pekerjaan tetap, salah satunya dengan menjadi seorang guru les privat. Walau terkadang semua tidak berjalan sesuai dengan rencana, tapi sikap pantang menyerah dari Samantha berhasil membuat gadis itu kembali bersemangat untuk bekerja lebih giat. Samantha tidak ingin menyia-nyiakan setiap detik yang ia anggap berharga. Hingga sampai di satu titik, kehidupan yang ia jalani dengan begitu damai mulai berubah secara perlahan usai mengenal Andy, sosok laki-laki berbahaya yang telah menjadi musuh bebuyutannya selama bertahun-tahun. Dan ya, siapa yang akan mengira jika dirinya-Samantha Dwi Ayunindya-akan berakhir menjadi guru les di rumah anak itu? • • [Banyak mengandung kata-kata kasar, bijaklah dalam memilih bacaan] [AWAS PLAGIAT! DISEPAK JAUH JAUH KALIAN!] [Jangan lupa masukkan ke dalam perpus ya🔪] NOTE : Cerita Belum Direvisi Cover by @ pinterest • Dipublikasikan pertama kali : 04 Desember 2022
You may also like
Slide 1 of 10
Eliinaa cover
𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐇𝐨𝐦𝐞? {𝐄𝐍𝐃}  cover
I'm okay (END) cover
[✔️terbit] 1. The Girl That Hurt cover
I'm broken [BHS#1]✓ cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
Strong Girl (END) cover
Last Goodbye [TAMAT] cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
Garis Takdir Nesha (TERBIT) cover

Eliinaa

5 parts Complete

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.