Garis Takdir

Garis Takdir

  • WpView
    Membaca 674
  • WpVote
    Vote 42
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Nov 20, 2020
Ana yang awalnya hanya ingin bermain rp untuk mendapatkan teman,dia malah dipertemukan dengan seorang pria dengan umur yang sangat jauh dengan nya. Dan lebih parahnya lagi dia mulai mencintai pria itu ,dan saat Ana sudah mencintai nya, pria itu malah memilih wanita lain dan meninggalkan Ana dengan sisa kenangan yang diberikan. Setelah bertahun-tahun Ana bisa melupakan nya, namun takdir berkata lain. Ana harus menjadi pengganti ibu dari anak-anak pria yang ia benci tapi Ana tidak menyadari hal itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#264
roleplayer
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • Geheugenverlies [On Going]
  • My Baby Sitter 『YuSion』✔️
  • My Lecturer is My Husband
  • Not Like The Movies
  • Replaced With Happiness
  • Dosen Killer | END✔
  • Ayah Untuk Bunda [Revisi]
  • I Love You Daddy! [Completed]

{SUDAH TERBIT} LINK EBOOK TERSEDIA DI BIO Bagaimana jadinya jika Seorang Bad Girl yang Notabenenya adalah Mantan Panglima perang Geng motor terbesar di kota Amethyst, tiba-tiba dijodohkan dengan Seorang Perwira Polisi? Apakah itu akan menjadi musibah atau justru anugerah? "Laporan wajib setiap hari!" "Turuti kata kata Saya. Ini perintah!" "I Hate you, Ndan!" Seorang pria dengan 1001 aturan dan Seorang gadis yang tak bisa dikekang, bersatu dalam satu ikatan pernikahan. Hidup satu atap dan berdampingan. "Sudah diselesaikan tugasnya?" "Siap, sudah!" "Sudah makan?" "Siap, sudah!" "Sudah diminum obatnya?" "Siap, sudah, Komandan!" "Sudah cinta sama Saya?" "Siap, sud- Aah ... Komandan mah!!" Ata tersenyum lembut menatap teduh wajah cantik istrinya. "Lapor pada Saya, ya? Kalau kamu sudah mencintai Saya." "Siap, Komandan!" Filosofi batu yang bisa melebur karena tetesan air itu bukan mitos. Itu nyata, berdasarkan penelitian serta pembuktian. Sebagaimana batu yang keras, bisa dilebur oleh tetes air yang sejuk. Begitupula kerasnya hati yang terbuat dari segumpal darah, bisa melebur karena siraman cinta yang begitu tulus dan ikhlas oleh percikan arus pawarna.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan