AIZA
  • WpView
    LECTURES 3,393
  • WpVote
    Votes 2,240
  • WpPart
    Chapitres 26
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., déc. 14, 2022
[FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA] Berdiri karena kemauan, Melangkah atas keyakinan, Tegar dengan kekuatan. "Kamu yakin?" "Dan saya sangat yakin." "Tapi ini tidak benar!" "Menurut saya ini paling benar." "Jangan melakukan sesuatu karena orang lain." "Ini sudah menjadi kemaun diri saya." Jadilah satu bintang yang sangat terang diantara ribuan bintang. ~~ Hasil dari pemikiran sendiri, apabila terdapat persamaa dalam nama serta tempat dan alur mohon maaf. Hargai penulis dengan tidak menjiplak karya-nya serta memberikan vote dan coment sebagai apresiasi untuk penulis :) 15+
Tous Droits Réservés
#243
dimas
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tahajjud Cinta [END]
  • Beauty With The Qur'an [ON GOING]
  • Izinkan Aku Menghalalkanmu [END]
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • ZARAIDEN [End]
  • Queen Alya Az-zahra (END & REVISI)
  • Takdir Untuk Khanza
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Ingkar 🌿|| Ending

[SEKUEL TAKDIR CINTA] Memperjuangkan cinta melalui shalat tahajjud? Emang ada ya? Apa jadinya jika kita mencintai seseorang, tetapi hanya bisa berjuang melalui tahajjud dan do'a? Begitulah kisah Rafzan, si cowok berandalan dengan Adilla, si gadis muslimah. Rafzan Rafassya Al-Fathir, seorang cowok berandalan yang disuruh sang Papa ke sebuah pesantren agar bisa merubah sifatnya. Sampai dimana, di sana ia bertemu dengan seorang gadis berhijab yang mampu menanamkan perasaan berbeda dihatinya. Ia berusaha mendekati gadis itu, tetapi selalu saja gagal. Hingga akhirnya ia menemukan cara untuk bisa mendapatkan gadis itu, yakni shalat tahajjud di sepertiga malam. Adilla Alfanisya Az-Zahra, seorang gadis muslimah nan cantik yang sangat ta'at pada agama. Sebuah pertemuan singkat di depan teras masjid mampu membuat hatinya merasakan cinta untuk yang pertama kalinya. Namun sayangnya, perasaan itu hanya mampu ia pendam dalam diam. Selebihnya, ia munajat kan cinta itu di sepertiga malam pada Rabbi sang pemilik cinta. "Jika rayuan ku tak mempan bagimu, maka izinkan tahajjud ku menyapa hatimu." -Rafzan "Jika bibir ini tak mampu untuk mengungkapkan rasa cinta, maka biarkanlah hati ini memendamnya dalam untaian do'a." -Adilla *** CERITA INI SAYA TULIS MURNI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF BILA TERDAPAT KESAMAAN CERITA, NAMA, TOKOH, TEMPAT, DLL. DAN INI HANYALAH SEBUAH CERITA BIASA DARI SEORANG PENULIS BIASA. TERIMAKASIH BANYAK SUDAH MEMBACA. ⚠️ UNTUK MALING TOLONG JAUH-JAUH *** Start : 01 September 2024 Finish : 28 Januari 2025 Happy Reading!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu