Story cover for Hello, Djanuari!  by emeeleea
Hello, Djanuari!
  • WpView
    Membaca 75
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 5
  • WpView
    Membaca 75
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 5
Bersambung, Awal publikasi Nov 08, 2020
Pernah jatuh lalu tertimpa tangga? Jika belum pernah, barangkali kamu bisa membayangkan bagaimana sakitnya. Tapi, ini bukan hanya tentang sakitnya jatuh lalu tertimpa tangga. Lebih dari itu, ini adalah tentang sebuah proses panjang dalam menemukan arti kehidupan. Tentang bagaimana menerima dan memaafkan diri sendiri, tentang bagaimana menikmati sebuah proses perjuangan, dan tentang bagaimana cara memaknai arti ke ikhlasan.

"Tak ada jatuh yang tak sakit, meskipun itu jatuh cinta sekalipun" - Atheefa.

"Tidak ada yang salah dari jatuh cinta. Yang rentang salah adalah caramu bangkit dari jatuh, meskipun itu jatuh cinta sekalipun" -Alka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Hello, Djanuari! ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#107pekerjaan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
You're Here, But Not For Me oleh MyMiela
8 bab Bersambung
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
Titik Yang Benar oleh sipanjangnapas3
12 bab Lengkap
Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin kamu semestinya tersenyum, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Tapi untuk menemani kamu kalau kamu butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025 Romance/Adventure/Spiritual/Drama Category : [18+] Pacing slowburn 47 part.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Tenggelam Dalam Rindu  cover
Erlangga cover
Traces in the Light  cover
Harapan Dandelion yang Rapuh cover
Take A Break cover
You're Here, But Not For Me cover
Titik Yang Benar cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover
STILL IM SURE WE LOVE AGAIN cover

Tenggelam Dalam Rindu

29 bab Bersambung

Deskripsi Cerita "Tenggelam Dalam Rindu" dina, seorang gadis yang merasa terperangkap dalam kenangan tentang arka, seorang cowok yang pernah hadir di hidupnya namun kini telah pergi. meskipun mereka tak sempat menjalani hubungan lebih dalam, kenangan tentang arka tetap terukir dalam setiap sudut hatinya. dina merindukan sosok yang tak lagi ada, terjebak dalam rasa yang tak pernah terbalas. di setiap detak jantungnya, ada rasa rindu yang tak pernah pudar. meski banyak cowok yang mendekat dan berusaha memberikan cinta, dina merasa kosong. semua perasaan itu terasa hampa, tak mampu mengalahkan perasaan yang masih ada untuk arka. ia terjebak dalam kenangan yang tidak bisa dilepaskan, dan meskipun waktu terus berjalan, luka itu tak kunjung sembuh. saat dina mulai menerima kenyataan bahwa ia tak bisa terus hidup dalam kerinduan, datanglah sosok baru-edo, faris, dan aza-yang mencoba mengisi kekosongan hatinya. namun, apakah dina bisa membuka hatinya untuk mereka? ataukah kerinduan terhadap arka yang terlalu kuat membuatnya tak mampu merasakan cinta lagi? dalam cerita ini, pembaca akan merasakan betapa dalamnya kerinduan dina, betapa kuatnya ikatan yang terbentuk dari kenangan indah yang tak terlupakan, dan bagaimana perasaan itu bisa menjadi hal yang begitu kuat dan mengikat. ini adalah kisah tentang kehilangan, penantian, dan akhirnya menemukan jalan untuk melangkah kembali.