Aku butuh kau dan kalian.Itu mungkin kata yang selalu inginku ucapkan, sebelum semua kegelap membungkam mulutku.Kalian jangan menilaiku dengan sudut pandang kalian saja, tapi tolong nilai aku dengan sudut pandangku.
Aku seperti pesawat terbang kertas.Aku dulu terbang sangat tinggi sampai angin besar datang dan membuatku embus dari langit jatuh ke tanah.Langit itu kebahagianku, tanah itu keterpurukanku.Kau tahu siapa angin besarnya? Jika kau baca kau akan tahu.
Ketika mental dan relungku sudah terpuruk, aku memilih bersama dia.Dia siapa? Kau akan tahu dia siapa nantinya.