Story cover for Distimia by Archana_1
Distimia
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Nov 08, 2020
Aku butuh kau dan kalian.Itu mungkin kata yang selalu inginku ucapkan, sebelum semua kegelap membungkam mulutku.Kalian jangan menilaiku dengan sudut pandang kalian saja, tapi tolong nilai aku dengan sudut pandangku. 

Aku seperti pesawat terbang kertas.Aku dulu terbang sangat tinggi sampai angin besar datang dan membuatku embus dari langit jatuh ke tanah.Langit itu kebahagianku, tanah itu keterpurukanku.Kau tahu siapa angin besarnya? Jika kau baca kau akan tahu. 

Ketika mental dan relungku sudah terpuruk, aku memilih bersama dia.Dia siapa? Kau akan tahu dia siapa nantinya.
All Rights Reserved
Sign up to add Distimia to your library and receive updates
or
#419psikolog
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Rindu: Puisi Praditya Dylan [END] cover
please stop it!! [Ending] cover
Breathe cover
ARA - REVISI cover
Sejenak Luka cover
DELORA ✓ cover
Aku dan Luka [Sudah Terbit]  cover
Diary Depresiku cover
Paradise cover
RUANG DEPRESI [ END ] cover

Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]

37 parts Complete

"Saat kamu memilih untuk jatuh cinta, kamu akan dihadapkan dengan dua pilihan. Pertama, merencanakan hari besok untuk membuatnya bahagia. Kedua, siap bangun dari jatuh yang membawamu pada kenyataan bahwa dia, belum mencintaimu." ••••• Hanya sebuah kisah sederhana. Saat dimana sebuah kesempurnaan memliki arti. Saat Rindu merasa dunia yang ia miliki, hanya akan sempurna saat bersama dengan teman kecilnya dan kekasihnya. Hanya sebuah kisah sederhana. Saat pilihan membawa Radit pada alasan mengapa ia menjadi pengecut. Dan sebuah fakta bahwa, menjadi seorang teman saja, memang tidak cukup. Hanya sebuah kisah sederhana. Ternyata menjadi jujur pada sebuah perasaan akan dihadiahi kemenangan. Kemenangan yang diraih Ken saat ia percaya, cintanya hanya akan dibalas ketika ia sanggup berjalan beriringan dengan ketidaksempurnaan.