Desirable Love ( End )

Desirable Love ( End )

  • WpView
    Reads 72,546
  • WpVote
    Votes 7,293
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 31, 2021
Hanya karena beberapa kali didatangi malaikat maut di mimpinya, Rezanta Pramudya mendadak ingin menikah. Dia pun melelang dirinya di hadapan teman-teman sekelasnya. "Hahaha... sebeken apapun lo di luar kelas kita, gak bakalan lo dilirik cewek-cewek di kelas kita, Za," seru Lexi dengan tawa renyahnya. "Lha wong mereka udah tau banget aib-aib lo. Mulai dari tukang kentut sama ngupil sembarangan, titip absen, sampe dilempar spidol sama Pak Deni karena tidur di kelas. Belom lagi playboy-nya lo di luar sana. Kagak ada harganya deh lo sih di mata mereka. Sebelas-dua belas sama gue juga sih. Hahaha" "Beuh! Malah ngelemahin semangat," kesal Rezanta. "Gue mau totalitas ibadah tau. So, sebelom nyawa gue dicabut, gue mau ibadah gue udah sempurna. Katanya sih menikah itu separuh agama yang menyempurnakan ibadah kita. Iya kan, Ustadz Ilham?" lanjutnya sambil melirik Ilham, teman sekelasnya yang religius dan aktivis rohis di mesjid kampus. Ilham mengangguk mengiyakan dengan dua jempol teracung. Tapi tetap saja gak ada seorang pun cewek di kelasnya yang maju menyanggupi lelang diri si ganteng eror ini. "Diceukin nih yee.. Kasian banget kagak laku. Cup-cup-cup, tong nangis nya, kasep," Renata maju dengan nada suara dan sorot mata meledek. Rezanta melirik lemah dengan hembusan nafas lesu. Nasib, nasib.... "Ya udah, gue aja yang beli lelang lo deh, Za." Renata bersuara lagi yang disambut binar mata Rezanta. "Kebetulan gue juga gak mau ribet pacaran. Langsung nikah lebih seru kali ya. Kapan lo mau halalin gue?" "Seriusan lo?" Sambut Rezanta antusias. Yesss, akhirnya laku juga gue. "Selama elo serius, gue sih yesss," jawab Renata santai. "Oke, bulan depan gue lamar lo." "Hahhhhh????" Love, Ernits Maulina, ~ 08112020 ~ ~ Jangan lupa bahagia ~ Ranking: 1 #kisahsederhana (160824) 4 #kembartiga(160824)
All Rights Reserved
#25
papahmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silent, Please! (Re-up)
  • Pemulung; Penggombal Ulung (Terbit)
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • East sky first love
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • High School 2019
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • "ASSALAAMUALAIKUM Habibati" _END_
  • No Cerai No Pisah!
  • KALINDRA

Ada nggak sih manusia bumi yang hidupnya monoton banget nggak ada cabang-cabangnya kayak aku? Setiap hari cuma jalani hidup seadanya. Nggak ada perlawanan, udah kayak hidup nggak mau tapi mati aja segan. Selalu nurutin perintah orang tua, disuruh ini itu nurut. Bahkan di suruh nikah sama orang yang nggak dikenal pun tanpa sungkan langsung ngangguk. Nggak nolak atau apa pun itu? Kayaknya cuma aku deh manusia bumi yang pantas banget dikasih penghargaan sebagai manusia terbaik. Di lamar sama orang asing--yang konon katanya temen paud langsung ngangguk aja nggak banyak protes. Cuma bisa berserah diri sama Tuhan semoga dibukakan jalan mudah selebar-lebarnya. ><>< "Calla, saya izin bawa kamu ke apartemen boleh?" "Ada cewek lain nggak, Mas? Saya ini tipikal cewek baik-baik yang memusuhi buaya!" "Tenang saja. Kamu cewek pertama yang saya bawa ke sana! Nanti malam jangan lupa, malam pertama kita!" "........" "Boleh kabur nggak sih?" "Nggak boleh, kamu sudah saya bawa masuk ke dalam hidupnya seorang Aditya Arsenio. Saya jamin kamu akan bahagia!" "Eitss, jangan lupa headset bluetooth saya di kembalikan. Nanti saya belikan yang baru, khusus buat kamu, istri saya!" Yuk, baca keseruan kehidupan Calla Heelwa dan Aditya Arsenio. Langsung ke prolog, ya? Jangan lupa dukungannya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines