Sebuah Keajaiban

Sebuah Keajaiban

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 13, 2020
Cerita memceritakan tentang seorang perempuan yang mengagumi sosok lelaki yang belum ia kenal. Jangan kenal.melihatnya secara langsung saja tidak pernah. Rasa kagum entah lahirnya dari mana. Dan seorang laki-laki pengabadi foto yang menyerahkan hidupnya pada dunia photografi. Dia sedang nempuh pendidikannya disalah satu Universitas di Al-azhar Kairo Mesir Bagaimanakah kisah mereka? Akankah mereka dipertemukan oleh semesta atau tidak..
All Rights Reserved
#25
ikhwan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • Ten Girls
  • OPACRAPHILE [End]
  • Wanita Berhijab [END]
  • Jodoh Dari Masa Lalu
  • Lauhul Mahfudz (END)
  • School Scandal ✓
  • Hijrah Dan Hadiah
  • Catatan Hijrah
  • Takdir From Allah (Revisi)

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines