ALBARA

ALBARA

  • WpView
    Reads 8,420
  • WpVote
    Votes 616
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 21, 2021
[sebelum membaca yuk follow akun ini] ❝untuk kamu sang duniaku, gadis cantik pemilik tawa indah yang membuatku tau rasa bahagia yang sesungguhnya. Aku ingin seperti mereka, ingin rasanya aku menatap kamu setiap detiknya. Namun,kenapa tuhan tidak mengijinkannya?❞ ☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞ "Dan pada akhirnya pun kamu tetap sama, egois!" Ujar gadis itu dengan tatapan sendu "Bukan gue yang egois,tapi elo yang terlalu murahan" sinis cowok itu "Gitu ya? Ya sudah kita akhiri saja ini semua" Sang gadis tertunduk sedih menahan Isak tangisnya "Cih,terserah" Ujar cowok itu seakan tak peduli sambil berjalan meninggalkan gadis itu sendiri disana "Semoga kamu bahagia dengan pilihan mu nanti, aku berharap di detik-detik terakhir ku ini, kamu mau memaafkan ku" Gumam gadis itu sambil memandangi punggung kokoh yang perlahan menjauh darinya ☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞☞ Rank #4 biangonar (040221) List: ✓Follow akun ini ✓simpan didaftar bacaan kalian ✓jangan lupa vote dan komen ✓Plagiat dilarang mendekat🔥 ✓Ini 100% murni hasil karya aku
All Rights Reserved
#66
biangonar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • YOU ARE MINE (completed)
  • Bianglala
  • ELOURA [Proses Revisi]
  • Possessive Badboy [END]
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • ELSA [ON GOING]
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Garis Luka
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines