Deandra
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku pernah merasa dititik terendah saat orang yang dicintai telah pergi oleh sang kuasa dan aku sangat terpukul atas kepergian mereka tetapi saat Alvaro, cowok yang ingin membuka hatinya untukku. aku menerimanya tetapi rasa percayaku dikhianati olehnya dan rasa itu sakit sekali. aku Deandra, tidak tahu apa ending cerita yang aku jalani karena yang mengatur hanyalah Tuhan. "Aku minta maaf karena melukaimu, bolehkah aku egois? Jika aku ingin kamu stay disamping aku. Setelah semuanya selesai, aku ingin kita bersama seperti biasanya." ujar Alvaro tampak putus asa dimatanya. Aku tersenyum. "aku selalu stay bersamamu dan aku akan kasih kesempatan kedua untukmu. Jika kamu melanggar, aku tidak akan berpaling padamu lagi." Alvaro mengangguk. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman dan ia langsung memeluk ku lalu pamit untuk mengurusi semuanya agar tidak kacau balau ke depannya. Tapi? Jika, ucapannya hanya lah dusta belaka. Bagaimana? Dia menikah dengan seseorang tetapi akhirnya wanita itu yang mengakhiri semuanya. Padahal, dia yang mengawali dan malah mengakhiri? Deandra sudah terlanjur cinta terhadap Alvaro. Dia memafkan kesalahannya. Betul kata pepatah, kalo sudah terlanjur cinta, beribu luka yang diberikannya akan sirna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • [✓] Second Time
  • Shadow
  • Behind Bullying [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • About Is Love
  • LOVE BEFORE MARRIED

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines