Salim Siblings

Salim Siblings

  • WpView
    Leituras 16,646
  • WpVote
    Votos 1,462
  • WpPart
    Capítulos 16
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, ago 29, 2026
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Vida Familiar
Luto e Perda
Crescimento e autodescoberta
Rahasia, pengorbanan yang tidak terlihat, bahkan keegoisan yang menjadi akar terpecahnya pondasi pertahanan. Semua hal yang disebut kehancuran perlahan berbondong menyapa. Seharusnya rantai darah yang terikat di nadi bisa menutupi setiap luka, retakan pada pondasi bisa ditutupi dengan kasih, darah yang terikat bisa menjadi perisai satu sama lain. Namun mereka memilih untuk tidak saling menyembuhkan, bahkan sebaliknya, mereka semakin membuat jarak hingga membuat ikatannya tidak lagi kokoh. Miris. Saudara seperti apa yang saling membangun batas? ______________ 2026
Todos os Direitos Reservados
#12
luka
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  •  Bayang Senja [End]
  • Mommy Eisa; Asami
  • Babymonster : A Secret Before the Spotlight (GXG) ✅
  • R E T A K ✔️
  • Is Happiness Real? (dia Ahyeon).  [Hiatus]
  • THE SYMPHONY
  • Between Lines (Asahyeon)  gxg

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo