Treat Him Better

Treat Him Better

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 30, 2024
Aneska Zoya dan Agam Abdillah, mereka bukan musuh bebuyutan, bukan sahabat, bukan juga orang yang tak saling mengenal. Mereka hanya dua orang manusia yang sengaja dipertemukan di waktu dan tempat yang sama sekali tidak ada dibayangan mereka. Agam dengan segala rahasia buruknya, dan Zoya dengan segala emosi pendeknya ternyata bisa menyatu karena hal yang luar biasa tidak terkira. Semua orang punya titik lemah, semua orang punya rahasia, semua orang juga pasti punya luka, perkaranya hanya bagaimana kita membawa diri kita untuk mengatasinya.
All Rights Reserved
#278
zoya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana [COMPLETED]
  • F A T E |NA Jaemin|
  • Four(4)Ever | 00L NCT Dream
  • Heartbeat
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓
  • Another Side | Lee Jeno
  • friend

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines