Sunyi Itu Bernama Aku

Sunyi Itu Bernama Aku

  • WpView
    Membaca 104
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 30, 2025
Sunyi itu bernama Aku adalah ruang kecil untuk semua rasa yang pernah tinggal tapi tak tahu harus kemana. Buku ini bukan cerita utuh. Ini hanya serpihan narasi dan puisi pendek yang lahir dari kepala penuh dan hati yang nyaris runtuh. Tentang rasa yang sulit di jelaskan, tangis yang tertahan, pikiran yang berisik, dan perasaan yang tak sempat terucap. Setiap bab berdiri sendiri, mungkin ada satu yang terasa seperti kamu. Bacalah di saat kamu butuh ditemani diam-diam. Peluk jauh dari aku untuk kamu <3
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#625
puisi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Mission
  • BACKSTREET
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel)
  • REGAN's Crazy Wife
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan