Tentang Arra

Tentang Arra

  • WpView
    GELESEN 395
  • WpVote
    Stimmen 16
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Nov. 15, 2020
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Tuan aku hanya ingin meminjam uangmu,bukan untuk menjual diriku" "Namun harus bersedia,menjadi pelayan saya" "Tapiiiii,tuan tidak boleh sentuh saya" "Itu terserah saya,kamukan sudah saya jadikan pelayan yang bisa saya apa-apakan" "Kalau begitu saya tidak mau" "Kalau begitu akan saya paksa kamu" "Kalau saya tidak mau bagaimana?" "Saya paksa sampai anda berubah pikiran" "Tuan egois" "Orang kaya seperti saya memang selalu egois dan pintar menguasai orang miskin sepertimu" Ini tentang arra,arra yang polos yang sangat dicintai oleh Tuannya Irham Mahendra Irawan "Aku pikir kau orang yang jahat,namun bersamamu aku jadi tau kamu baik Tuan" Arra Altafannisa "Cintaku hanya untuk kamu Arra" Irham Mahendra Irawan
Alle Rechte vorbehalten
#477
sadboy
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DANADYAKSA
  • Behind Our Eyes
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Wasted Princess [On Going]
  • I Love My Little Sister
  • CINTANYA AKU [ON GOING]
  • ARENA
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • AZRAELLA
  • dimana janji tersebut

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien