TEACHERBAND [END]

TEACHERBAND [END]

  • WpView
    LECTURAS 9,181
  • WpVote
    Votos 645
  • WpPart
    Partes 26
WpMetadataReadConcluida dom, feb 12, 2023
[HARAP FOLLOW AKUN AUTHOR TETLEBIH DAHULU!!!] Di dalam ruangan terlihat Dito yang sedang memandangi langit-langit rumah sakit. Sambil celingak-celinguk ke kanan dan kiri. Saat dia menyadari kedatangan Tania wajahnya berubah bingung. "Anda siapa?" Pertanyaan itu seolah menjadi petir yang menyambar hati Tania. Sakit! "Ini aku Tania, istri kamu," ucap Tania positif thinking. Mungkin Dito hanya berpura-pura. "Tania? Sa-saya belum menikah. Kalaupun menikah saya tidak menikahi kamu melainkan menikahi Bunga." Deg. Tania tidak salah dengar? Ini cobaan apalagi ya Tuhan. Kenapa sangat menyakitkan. Bahkan lebih menyakitkan daripada apapun yang sekiranya sakit. Dan apa maksudnya Dito membawa nama Bunga? Yang jelas sudah menjadi mantannya. "Ini aku Tania, kamu gak kenal?" tanya Tania sekali lagi. Dito tampak menggelengkan kepala. Tandanya memang benar Dito tidak mengenal Tania. Bagaimana kelanjutannya? Langsung baca aja yuk! Cover by: SHINEGRAPHIC
Todos los derechos reservados
#230
menikah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • Martanita [END]
  • Takdir Cinta [TAMAT]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • Serpihan Luka
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)

___oOo___ Nama gue Anindya, kalian boleh manggil gue Anin. Di usia gue yang ke 20 tahun, orang tua gue memutuskan untuk menjodohkan gue dengan anak teman mereka yang bernama Aqil. Gue enggak ngerti kenapa gue dinikahin secepat itu, atau mungkin selama ini gue telah banyak membuat mereka kerepotan? Tentu saja gue menolak, gue enggak kenal sama dia. Dan gue masih belum mau diikat dengan pernikahan. Ada pendidikan yang gue kejar mati-matian. Gue masih punya cita-cita yang tinggi.Tapi gue enggak berdaya di hadapan mama dan papa. Mau tak mau gue mengikuti kemauan mereka untuk menikah. Sama seperti rumah tangga pada umunya, ada banyak kesulitan yang harus kami lalui. Mulai dari di awal pernikahan yang penuh dengan rasa tegang dan kecanggungan, keraguan dan rasa takut. Semua ini sukses membuat kepala gue hampir pecah. Gue udah dipusingin sama tugas yang seperti bebatuan sungai, makin dibuat pusing dengan urusan suami dan tetek bengek rumah tangga sebagaimana ibu rumah tangga di luar sana. Dulu, gue sering bilang sama temen gue, kalau nikah Jadi mahasiswi sekaligus Istri itu berat! Dan ... benar. Kalian enggak akan kuat. Biar gue aja. ___oOo___ #1 dalam sastra wanita Tersedia di KBM, versi KBM beda ya gaes dengan versi wattpad, bedanya di sana lebih detail sebab ada banyak tambahan narasinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido