Love In School

Love In School

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 10, 2020
Elena itu ceroboh dan Yendra selalu saja gengsi untuk menunjukan perhatiannya pada Elena. Tunggu, maksudnya perhatian sebagai sahabat karena mereka hanya sahabat, iya SAHABAT. Di kelas selalu saja ada saja kegaduhan yang terjadi di sebabkan karena ulah mereka berdua, mulai dari Yendra yang menarik rambut Elena atau mencuri bekal dan makanan yang Elena beli. "Huhu Dra gue di tokal Andre, lagian siapa sih yang mau sama gue, gue kan cewek cerewet, bar-bar, ceroboh dan tukang makan lagi!" "Satu lagi, Jelek." "HUEHH!!!"
All Rights Reserved
#64
loveinschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • So Long, High School
  • Rumit
  • Elvina [COMPLETED]
  • ABOUT ALEXA [TRANSMIGRASI]
  • Lena The Troublemaker
  • ERN
  • VERMILION RETRIBUTION
  • CAMELIA [END]
  • VENTAGARA

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines