Story cover for I See It by JongYoojin
I See It
  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 10, 2020
Kakek buyutku dulu pernah belajar dan memiliki ilmu-ilmu gaib.
Orang-orang mungkin melihat kami keluarga agamis yang tidak mungkin mau dengan perdukunan dan semacamnya.

Namun, fakta menolak itu.
Iya, keluargaku memang agamis, termasuk keluarga yang paling sering mengisi shaf depan masjid. Tapi,  masih sangat percaya dengan perdukunan.
Entah apa yang ada di pikiran mereka.

Bahkan, ibuku diberikan susuk oleh nenekku agar para lelaki menyukainya. Itu dilakukan karena ibu selalu menolak lamaran laki-laki yang menyukainya. Nenekku takut ibu tidak laku.

Aku disini tidak bercerita tentang keluargaku yang miris.
Aku hanya ingin bercerita tentang akibat dari kelakuan keluargaku padaku.

Aku akan menceritakannya berkala dan random. Sesuai ingatanku.
Karena ini bukan hari pertama ku melihat mereka.
Jadi aku akan menceritakan ini dengan alur maju mundur.

Hope u like it :)
Aku indigo.

Aku tau, tidak semua orang bisa menerima orang sepertiku.
Tidak semua orang mempercayaiku.
Tidak semua orang mau mendengarkan ceritaku.

So, aku berfikir butuh tempat untuk bercerita tentang apa saja yang pernah aku alami.
Mungkin, dengan aku bercerita disini dapat cukup memenangkan hatiku.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir I See It a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#297indigo
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
CATATAN HARIANKU de adirosadi95
17 partes Concluida
Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"
Mahligai Sunyi de AetherSerl
28 partes Concluida Contenido adulto
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
AKANDRA cover
ngger adalah vandyku cover
Antara aku dan dunia cover
Anak Indigo cover
Bisikan Hawa cover
MY HUSBAND CEO[Completed] cover
Angel To Raya (END) cover
CATATAN HARIANKU cover
Jika Nanti Aku Kembali cover
Mahligai Sunyi cover

AKANDRA

17 partes Continúa

💢STOP PLAGIAT! STOP BAWA-BAWA KARYA LAIN! APA LAGI BANDING-BANDINGIN SAMA KARYA ORANG LAIN! 💢 "Aku juga pernah hidup. Aku pernah merasakan cinta. Tapi itu tidak bertahan lama. Aku harus melepas nyawa ku secara paksa. Mereka merebutnya. Kini aku hanya jadi arwah penasaran yang berhenti penasaran, saat aku bertemu dengan mu Niskala." "Maukah kamu berteman dengan ku? Kalaupun tidak, setidaknya kamu tidak mengusir ku. Aku butuh teman. Sungguh! Aku sangat kesepian." "Akandra, kenapa kita harus beda dunia. Aku terlalu nyaman bersama mu, tapi aku tahu ini salah. Ini tidak benar!" "Akandra, akan kah kamu melangit dan meninggalkan ku sendiri, kalau semua urusan mu sudah selesai? lalu bagaimana dengan hati ku? bagaimana dengan hidup ku yang mulai berwarna semenjak kamu datang, akankah kembali sepi seperti dulu?" "Jangan mencintai ku, aku hantu! Ku mohon, jangan mencintai ku!" Ini adalah kisah Akandra. Arwah penasaran yang kesepian, bertemu dengan Niskala Nawasena anak indigo yang sudah muak bertemu dengan hantu.