ONLY YOU! (Park Jimin & Dita Karang)

ONLY YOU! (Park Jimin & Dita Karang)

  • WpView
    LECTURES 32,718
  • WpVote
    Votes 3,900
  • WpPart
    Chapitres 48
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., oct. 13, 2024
•Mengapa harus pria seperti itu yang kucintai? ~Dita Karang • Ketenaran ku semakin membuatku sulit mendekatimu, menjaga jarak dengan mu adalah hal yang tidak bisa kulakukan. •aku ingin menjadikanmu wanita satu satunya dalam hidupku. ~Park Jimin •Cinta bertepuk sebelah tangan? Hufhh aku tidak percaya itu. ~ Kim Taehyung Niat awal hanya ingin sekolah saja di Korea, namun tidak di sangka dia tengah terjun pada kehidupan yang paling rumit. Dimana gadis itu menyukai pria yang memiliki ketenaran bahkan di seluruh dunia. Awal pertemuan mereka karna anak dari manager Bangtan yang menyukai Dita Karang kemudian semakin hari semakin dekat dan akhirnya Dita menjadi salah satu bagian dari BigHit. Let's Get It! 💜💜💜💜💜💜💜
Tous Droits Réservés
#641
secretnumber
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu