luv u ma boy •BrightVachirawit

luv u ma boy •BrightVachirawit

  • WpView
    LETTURE 378
  • WpVote
    Voti 23
  • WpPart
    Parti 10
WpMetadataReadPer adultiCompleta sab, set 17, 2022
WpInfo
Fanfiction
[BAKU] "Cipok aku mas cipok mas." - Batinnya berteriak teriakkkk. tidak. Gladis menyingkirkan pikiran kotornya ia menggelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran tersebut. "Kenapa?Pusing?" Ucap Bright Khawatir. Entah sejak kapan Bright mengkhawatirkannya. "Itu tadi Khawatir Bright?" Ucap Polos Gladis sambil tersenyum. Bright yang kesal mendengar ucapan Gladis langsung menonyor kepalanya saat masih memakaikan plester. "Aww. Bright sakit ih." "Aku Hanya Khawatir sebagai Teman sekelas yang baik." Ucap Bright yang Gugup. Aneh baru kali ini Bright gugup didekat wanita. Gladis melihat Tingkah Bright yang tak biasa semakin gencar menggodanya. "Jadi teman hidup bolehkan?"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Diantara Kalian
  • My Husband is Antagonist Novel [END]
  • ALZEA
  • UNIVERSE || NOMIN 🔞
  • Asmalibrasi | Hyuckna ✔️ (Terbit)
  • ARGA [REVISI]
  • hay mantan !!
  • GHAVARI
  • PELANGI
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti