We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Childhood Memories ✅

Childhood Memories ✅

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sepasang sahabat yang dulu terpisah,kini kembali berjumpa lagi. Berjumpa dengan jalan cerita yang berbeda,dengan hari hari yang berbeda dan kehidupan yang berbeda. padahal disalah satu dari mereka ada yang menginginkan kenangan itu terulang kembali keperti dulu. "kalo kamu ga ninggalin aku dulu, mungkin kita berada di satu sekolah yang sama,dikelas yang sama dan cerita yang sama. Tapi kenapa kamu pergi? tanpa pamit ke aku dan pergi secara tiba tiba?aku rindu El"- batin Audy dalam hati. WELLCOME TO STORY GUYS! enjoyyy,dibawa santaii aja yaaa,karna ini hasil karangan di waktu gabut aku hehe kalo ada kesamaan nama tokoh,dimohon maaf sebesar besarnya:) selalu suport lapak iniii hehe doain juga bisa trbitt buku:')) thankyou guys!❤
All Rights Reserved
#540
relationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • AnDeVanZi
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Hilang
  • Leo 2 : Soulmate? ✔
  • Sun! -orine
  • About feelings   (selesai)

Erine tak pernah menyadari bahwa setiap langkahnya di panggung, setiap gerakan tariannya yang anggun, selalu ada sepasang mata yang mengawasi-mata milik Oline Manuel. Oline bukan sekadar pengagum. Ia adalah seorang obsesor. Di balik senyuman dan sikap santainya, ada tekad kuat yang ia genggam erat: memastikan bahwa hanya dirinya yang pantas berada di sisi Erine. Tak peduli seberapa keras Erine menolak, tak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba lari, Oline akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. ••• "Dasar cewek gila!" Erine mendesis marah setiap kali Oline muncul tiba-tiba, mencampuri hidupnya. Tapi Oline hanya terkekeh pelan, mendekat dengan tatapan penuh kepemilikan. "Aku gila? Mungkin. Tapi aku gila hanya untuk kamu." Ketika kekaguman berubah menjadi obsesi, dan kebebasan terasa seperti ilusi, mampukah Erine melepaskan diri dari cengkeraman Oline? Atau... mungkinkah di sudut hatinya yang terdalam, ia sebenarnya tak ingin pergi? [Dengan revisi alur yang berbeda] A story by Cutiebizzz

More details
WpActionLinkContent Guidelines