Dear Semesta

Dear Semesta

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 11, 2020
Bagaimana kabarnya? Aku tahu semua ini tidak mudah, bicara tentang rasa memang tidak pernah ada habisnya. Bagaimana rasanya kehilangan? Tentu, menyedihkan, menyebalkan. Aku kira, kamu dan aku masih punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama. Ternyata, semesta tidak mau melihat kita bersama lebih lama. Iya, aku tahu. Semesta, selalu punya cara untuk memisahkan dan menciptakan perpisahan. Sehebat apapun rasa yang kita punya, sekuat apapun kamu dan aku mempertahankan agar tetap bersama, kalau semesta bilang enggak, ya enggak akan bisa. Kamu dan aku itu; Sementara. Bukan Selamanya. Mungkin begitu banyak yang digariskan semesta untuk kita. Sekarang sudah jelas. Dear Semesta, terimakasih sudah mempertemukan dan memisahkan. Dear Semesta, terimakasih sudah menitipkan rasa, meski kisahnya sudah tiada, rasa ini masih nyata adanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Dear Rasa [11/END]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Hidden Love | Mees Hilgers |
  • BILA: Love Consumes You
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • My Junior My Love ✔️
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Senja selalu menjadi saksi bisu setiap pertemuan kami. Di bawah langit jingga yang mulai memudar, aku selalu menemukan kedamaian saat bersamamu. Setiap sore, ketika matahari perlahan tenggelam, hatiku seakan menemukan pelabuhan setelah sekian lama berlayar. Aku ingat pertama kali kita bertemu. Saat itu, kau sedang duduk di tepi pantai, menatap jauh ke arah horizon. Ada kesedihan yang terpancar dari matamu, namun saat aku menghampiri dan mengajakmu bicara, senyummu merekah seindah mentari pagi. Sejak saat itu, aku tahu bahwa aku ingin selalu melihat senyummu. Setiap hari, kita menghabiskan waktu bersama. Kita berjalan-jalan di sepanjang pantai, berbagi cerita, dan tertawa bersama. Kau mengajarkanku banyak hal tentang kehidupan, tentang cinta, dan tentang arti kebahagiaan. Aku merasa begitu beruntung memilikimu. Namun, tak semua kisah cinta berakhir bahagia. Ada saatnya kita harus berpisah. Jarak dan kesibukan masing-masing membuat kita sulit bertemu. Meski begitu, rinduku tak pernah hilang. Senja selalu membawamu kembali dalam ingatanku. Aku sering bertanya-tanya, apakah kau juga merasakan hal yang sama? Apakah kau juga mengingat semua kenangan indah yang pernah kita buat bersama? Aku berharap suatu saat nanti, kita bisa bertemu kembali dan melanjutkan kisah cinta kita. WARNING: ADULT THEMES (18+). This content is intended for mature audiences and adheres to Wattpad's guidelines for mature ratings.

More details
WpActionLinkContent Guidelines