LOVE NOTE

LOVE NOTE

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan Maharani yang super teratur lama lama terusik oleh kehadiran Aditya, teman kelasnya yang super duper serampangan. Walau begitu maharani tetap berpedoman pada note hitam yang berisi rencana aktivitasnya setiap hari. Bisakah Maharani lolos untuk tidak beriteraksi dengan Aditya, mahasiswa serampangan namun memiliki banyak idola.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kuliah Kok Gitu?
  • Innocent Heart (TAMAT)
  • Siri
  • My Lovely Old (TAMAT)
  • You&I
  • Runner-up ✓
  • [ END ] I Love (Hate) You, Pak Dosen!
  • My Day With(out) My (Boy)friend
  • Next Door to Clara

Kalah saat mengisi KRS memang adalah hal yang paling dihindari mahasiswa. Jadwal impian dan dosen idaman lenyap begitu saja jika kita terlambat saat mengisi KRS. Begitupun dengan Leo. Leo adalah salah satu mahasiswa jurusan kimia di Universitas Satu Ilmu (USIL). Setelah berhasil meraih jadwal idamannya pada semester dua, Leo kini harus menelan kenyataan pahit. Ia terlambat saat mengisi KRS sehingga ia harus merombak lagi jadwal kuliah yang telah ia susun. Leo harus menjalani semester tiganya dengan jadwal dan dosen yang sama sekali tidak diharapkannya. Disaat sedang mengutuk mengenai jadwal kuliah yang Leo tidak harapkan dan juga mengutuk cara mengajar dosen yang menurut Leo sangat menyebalkan, Leo dipertemukan dengan beberapa teman baru dalam satu kelompok. Irene yang tertinggal saat mengisi KRS oleh teman-teman gengnya, Ubay yang cukup pintar sehingga tidak masalah jika memilih kelas-kelas sisa, dan juga Silvia yang pelupa sehingga baru mengisi KRS tiga hari setelah pembukaan pengisian KRS. Mereka berempat mempunyai satu kesamaan, sangat tidak menyukai cara mengajar dosen biokimia yang menurut mereka sangat arogan. Mempunyai satu visi yang sama, mereka berempat kemudian bersatu untuk menghadapi cara mengajar dosen yang mereka sebut sebagai "Yang Maha Mulia Ibunda Ratu". Copyright © 2020 By oktaviuswilliam

More details
WpActionLinkContent Guidelines