Story cover for Shinigami Tenshi (Tidak Dilanjut) by LIL_GIANT_10
Shinigami Tenshi (Tidak Dilanjut)
  • WpView
    Reads 4,021
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 4,021
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Nov 11, 2020
Terlahir dari klan ninja, kau akan di harapkan melakukan sesuatu, melakukan tugas yang telah di cap oleh lambang klan di punggungmu.

Tugas Hyuuga Hinata cukup mudah, dia tidak boleh mati.

Sharingan no hime telah mati, Byakugan no hime tidak boleh mati juga.

Tapi, dalam gulungan peninggalan Sharingan no hime. Hinata tidak pernah menemukan Ane-samanya menuliskan tentang mampu melihat roh.

Ane-sama juga tidak menyebutkan chakra besar yang tidak bisa Hinata kendalikan.

di dalam keputusasaannya. Hinata menyadari bahwa roh selama ini yang dia lihat adalah roh - roh para kage terdahulu.

para kage memberinya ide, Hinata adalah pembelajar yang cepat hingga bisa di sebut keajaiban. Sama seperti Sharingan no hime.

idenya, para Kage akan mengajari Hinata jutsu mereka yang pastinya membutuhkan banyak cakra.

Kakashi x Hinata in the end
All Rights Reserved
Sign up to add Shinigami Tenshi (Tidak Dilanjut) to your library and receive updates
or
#9rinnohara
Content Guidelines
You may also like
Naruto : Uzumaki Sharinggan by Lomon1998
18 parts Complete
'Aku.. monster!' Hanya itu kata-kata yang mengalir di benaknya, berulang-ulang, sampai dia merasakan sesuatu yang hangat menetes di kepalanya. 'Apakah.. apakah saya sudah mati?' Dia berpikir, sebelum membuka matanya dan melihat sesuatu yang tidak pernah dia duga. Dia ingin berteriak, berlari dan mencari bantuan. Namun hanya satu kata yang berhasil keluar dari mulutnya. "Mengapa?" Iruka menatap Naruto, darah menetes dari mulutnya dan air mata menetes dari matanya. Anda akan mengira itu karena senjata besar yang bersarang di punggungnya, tapi bukan itu. Ini bukan air mata kesakitan, itu adalah air mata kesedihan dan rasa bersalah. Yang bisa dia lakukan hanyalah memikirkan masa lalunya sendiri, dan bagaimana dia bisa membantu Naruto dengan lebih baik. Dan kemudian pertanyaan satu kata Naruto benar-benar sampai padanya. 'Apa dia baru saja bertanya kenapa? Mengapa saya menyelamatkannya? Anak laki-laki ini, anak malang ini, bahkan tidak berharap untuk diselamatkan? Dia menerima kematiannya, dan terkejut ketika seseorang menyelamatkannya?' Bagaimana bisa ada anak-' Iruka mulai berpikir, dan kemudian dia memperhatikan mata Naruto. Awalnya dia mengira itu adalah tipuan cahaya, lalu dia takut itu adalah pengaruh Kyuubi, tapi dia merasa tidak ada chakra jahat yang keluar dari mereka. Tidak, hanya ada satu, mustahil, kesimpulan mengapa mata Naruto terlihat seperti itu, merah dengan dua tomoe di setiap mata. "Sharingan.." Iruka akhirnya terengah-engah, memecah kesunyian yang terjadi setelah pertanyaan Naruto. "A-apa?" Naruto bertanya, benar-benar terkejut dengan kata-kata gurunya. Dia tahu apa itu Sharingan, siapa yang tidak tahu tentang itu? Itu adalah salah satu dari tiga dojutsu hebat, milik klan anak yang hampir punah yang dia klaim sebagai saingannya. Tetapi mengapa gurunya menyebutkannya? "Matamu.. itu Sharin-" Iruka memulai, sebelum dipotong oleh Mizuki.
You may also like
Slide 1 of 10
Naruto : Konoha Sex Exclamation 🔞 cover
My Husband Is A Monster 2 cover
Love in the Shadows [Sasuhina] - On Going cover
I, NARUTO, HINATA FEED ME IMPORTED SUGAR AT THE START cover
Naruto : Uzumaki Sharinggan cover
Fox And Flower cover
Naruto : Hinata dari Teratai Putih cover
_Dia Milikku_ cover
Beautiful Inside cover
MY BASTARD HUSBAND [18+] Sasuhina Fanfiction cover

Naruto : Konoha Sex Exclamation 🔞

35 parts Complete Mature

Update Di Usahakan Setiap Hari Setelah serangan oleh Orochimaru dan Pasir, populasi Konoha sangat rendah. Saat-saat putus asa membutuhkan tindakan ekstrem, dan Tsunade mengeluarkan misi kelas S prioritas untuk setiap ninja Daun: untuk berpasangan dan mulai membuat bayi! Tsunade melihat sekeliling ruangan kantor Hokage-nya. Banyak shinobi dari desa daun yang dia panggil ke kantor menatapnya dengan saksama, bertanya-tanya mengapa rapat darurat diadakan. Hampir setiap ninja ada di sana: genin, chuunin, jounin, dan bahkan beberapa ANBU. Naruto hampir tidak bisa menahan diri. "Kakashi-sensei!" Naruto berbisik, "Ada apa? Kenapa misi kita dibatalkan?" Kakashi mengangkat bahu. "Eh..." Naruto memalingkan wajahnya. Sasuke menatap Naruto dengan kesal. Sakura menghela nafas. Asuma mencondongkan tubuh ke Kakashi dan berbisik ke telinganya. "Misi timku juga dibatalkan, begitu juga misi Kurenai dan Gai. Hampir semua misi sepertinya telah dibatalkan." "Hmm..." kata Kakashi. Tiba-tiba, Tsunade berdiri dan berdeham, memberi isyarat agar bisikan itu berhenti. Semua shinobi memberikan perhatian penuh kepada Hokage mereka. "Aku telah memanggil kalian semua ke pertemuan ini untuk menjelaskan mengapa semua misi non-darurat untuk sementara dibatalkan," Tsunade memulai, "dan untuk mengeluarkan misi prioritas kelas-S khusus untuk setiap ninja di Konoha..."