Sepasang Bola Mata

Sepasang Bola Mata

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Nov 30, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Mata adalah salah satu indra manusia yang sangat penting untuk manusia. Dengannya kita dapat melihat dunia, namun apa rasanya jika kamu kehilangan sepasang mata itu untuk selamanya? p.s: ini cerita yg aku denger pas masa kecil jadi aku gtau penulis aslinya, cuma aku rasa cerita ini pantes buat lebih diketahui sama orang banyak.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#556
teenager
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Suarasa
  • THE SECOND HOPE ✔
  • STARLA
  • Lesion (END)
  • Life Script
  • Imperfect Me
  • LAKUNA
  • My Love A Turki
  • Elgara Bramasta  (END)
Suarasa

[Sekuel INSPIRASA] Pernahkah kamu membayangkan bagaimana orang-orang melanjutkan hidupnya sepeninggal insan terkasih yang tidak akan pernah kembali pulang? Mereka yang ditinggalkan anak yang paling dibanggakannya, yang menjadi patokan keberhasilan mereka menjadi orang tua. Mereka yang ditinggalkan kakak yang paling bisa diandalkan, menjadi panutan dalam hal menjalani hidup sebagai seorang anak. Dan aku yang juga ditinggalkannya. Yang berat menyebutnya sebagai kekasih sekalipun pernah berbagi rasa. Tidak mudah juga mengingatnya sebagai seseorang yang pernah hampir sampai menginjaki salah satu gerbang tahapan hidup meski jalanan yang tidak mulus itu sudah berhasil dilewati bersama. Mereka yang kelihatannya tidak sakit dan terluka meski apa yang meneduhkan itu roboh menimpa mereka, menyisakan puing-puing yang sulit untuk kembali dibangun. Pun aku yang tampak terlalu sakit dan penuh luka ini, berdarah-darah bangkit dan pergi meninggalkan semuanya, mencari dunia lain untuk bisa kembali pulih.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan