WAY
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 11, 2020
"Kamu seperti arah dan aku seperti langkah,karena langkah membutuhkan arah untuk mengikuti setiap perjalanan yang kita buat"-Adelio Gavin Adiwangsa "Arah yang kamu maksud belum tentu tepat, bagaimana jika langkahmu ke kanan dan arah yang kutunjukkan ke kiri, apa kita akan mencapai satu tujuan?"-Alicya Arabella Fatmarini Pertemuan tidak sengaja yang dibuat oleh Gavin dan Bella membuat banyak sekali arah serta langkah yang harus dijalani oleh mereka berdua. Apakah mereka akan mencapai tujuan bersama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stranger | Orine
  • Lentera Di Sudut Mata
  • Sumba Diary's
  •       Tαkdlr Yαng Mengαtαkαn (canfan)
  • ARIANA
  • FOREVER MINE
  • Work in Progress [AouBoom AU]
  • Silent Scars | Orine

Saat dua orang pernah begitu dekat, berbagi tawa dan juga cerita, tetapi seiring berjalannya waktu, jarak menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Tanpa disadari, hubungan itu perlahan terkikis oleh kehidupan yang terus berjalan. Keheningan yang canggung saat berpapasan, atau bahkan upaya menghindari satu sama lain, hanyalah konsekuensi alami dari sebuah kedekatan yang tak lagi memiliki tempat. "Berharap ada persimpangan yang kembali mempertemukan kita, bukan suatu yang salah kan?"-Erine. Pada akhirnya, hanya sebuah harapan yang tersisa, berharap pada takdir yang pernah menjauh kan untuk kembali mendekatkan. "Aku berhenti, disaat kamu masih berjalan di arah yang sama" -Oline.

More details
WpActionLinkContent Guidelines