KUTINGGALKAN CINTA BERLIKU

KUTINGGALKAN CINTA BERLIKU

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 26, 2021
Marlena Hardianti, Gadis Bulan Maret yang lahir di tengah kegetiran hidup Mamanya akibat di tinggal Suaminya karena terlena dengan Wanita idaman lain. Namun Tuhan maha penyayang, ada saja manusia berjiwa malaikat yang di gerakan hatinya untuk menjaga dan mendampingi Mamanya di saat-saat titik terendah dalam hidupnya. Hari berganti, Bulan berlalu dan Tahun terus bertmbah, Marlena menjelma menjadi seorang gadis cantik nan rupawan. kini usianya menginjak ulang tahun yang ke 17, namun kehidupan seakan menjadi kutukan baginya yang belum dapat terlepas dari kegetiran hidup sebagaimana yang di alami Mamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bersaing dengan Masalalu
  • Bulan Milik Bintang
  • Luka dan Obatnya
  • Aran
  • KALANA
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND
  • Chantika Bulan
  • Kara: I Left God at The Door
  • gadis dan arjuna

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

More details
WpActionLinkContent Guidelines