Amora√ [ ON GOING ]

Amora√ [ ON GOING ]

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 14, 2020
[ BUDAYAKAN FOLLOW DULU YAA READERS] Nathania Amora frederic gadis yang sangat cantik dan juga baik hati yang mampu membuat semua orang yang melihat nya langsung jatuh hati akan paras nya. Ia mempunyai kekasih yang sangat sangat dikenal dan dikagumi banyak perempuan, Morgan ezekiel Harvey namanya. Morgan adalah laki-laki yang sangat disayangi mora,oh bahkan morgan juga sangat mencintainya. Hanya saja pada suatu ketika morgan, dia berubah setelah bertemu dengan sahabat kecilnya, Adissa meta larasati. Morgan sosok yang dulu sangat perhatian kepadanya, melindunginya, memanjakannya, kini berubah dia sangat cuek,dingin dan terkesan tidak perduli lagi dengan kekasihnya. mora selalu dinomorduakan. dia sangat mementingkan sahabatnya daripada kekasihnya itu. Akan kah mora bisa bersabar dengan sikap morgan kepadanya?dan mempertahankan hubungan nya dengan morgan? Bagaimana kisah mereka? Happy reading! Cover by: Pinterest
All Rights Reserved
#27
morgan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • SILENT LOVE (SELESAI)
  • MELLIFLUOUS [ COMPLETE ]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • MARS[hiatus]
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]
  • NAUFA (ON GOING)
  • Viona & Viola
  • ARDHANI [ On-going ]
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines