MAHKOTA & ARTEFAK

MAHKOTA & ARTEFAK

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 9, 2021
Dua CEO ternama, Prasasti dan Kaila, akhirnya bertemu kembali setelah tiga belas tahun lamanya. Bersama-sama mereka meniti perjalanan cinta yang panjang dan penuh ombak, dikelilingi orang-orang yang mencintai dan dicintai mereka. Akan tetapi, semua kisah indah itu berputar haluan menjadi kisah yang menyakitkan saat perbedaan prinsip dan hilangnya sesuatu yang tak seharusnya hilang, terjadi di antara keduanya. Tak hanya itu, masa lalu gelap mereka yang terungkap dan tidak cukup dengan pengkhianatan dan rasa sakit hati yang mendalam, hubungan mereka juga dalam ambang perpecahan. Akankah Prasasti dan Kaila mampu kembali bersama, atau harus selamanya terkurung dalam keretakan hati mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENYUT SEMESTA
  • Cinta Setelah Berpisah
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • Dark Shadows
  • 𝐑𝐄𝐈𝐍𝐊𝐀𝐑𝐍𝐀𝐒𝐈 𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐀𝐌𝐔[ READY BOOK ]
  • Flirting With Fate
  • Promise
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Perfect Love
  • Takdir Cinta Kita

Di balik gemerlap sorotan dan tepuk tangan penonton, ada dua hati yang saling mencari dalam diam. Aqeela-bunga yang tumbuh tenang di antara riuhnya dunia, dan Fattah-bintang yang bersinar terang tapi sering lupa arah pulang. Mereka pernah dekat, seperti senja yang merindukan malam. Namun waktu, peran, dan jarak membuat kisah mereka hanya tinggal sisa-sisa kenangan. Kini, di antara skenario yang dipaksakan dan adegan yang tak pernah ditulis, dua jiwa ini kembali bertemu- bukan sebagai karakter dalam layar kaca, tapi sebagai dua manusia yang belum selesai saling mencintai. Akankah mereka mampu menulis ulang takdir dengan naskah yang mereka pilih sendiri? Atau akan tetap terjebak dalam sandiwara yang bahkan hati mereka tak mampu perankan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines