The Little Mermaid

The Little Mermaid

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 14, 2020
Anne Kathrynn Bellatrix adalah wanita dengan fisik yang sempurna, tidak hanya parasnya saja, hatinya yang lembut banyak menarik perhatian penduduk desa sehingga Anne diperlakukan layaknya putri istana. Hampir seluruh penduduk desa mengenalinya, namun satu hal yang tidak mereka ketahui, identitasnya. Seiring berjalannya waktu, Anne dipindahkan ke kota dan bersekolah layaknya manusia. Awalnya semua berjalan dengan semestinya, ya awalnya. Karena pada akhirnya semua bertolak belakang setelah Anne bertemu dengan pria yang bernama Raden Savian Rajasa Mahendra. "Apa kau tahu tsunami?" Raja bertanya dengan sinisnya. Dan anne menjawab, "Tentu saja." "Ya, kalian sama. datang membawa musibah pergi membawa berkah, jadi saya minta jauh-jauh dari pandangan saya" Savian memutar balik langkahnya lalu pergi. Anne menghentakkan kakinya kesal, "Raja, satu hal yang harus kamu tahu! Tsunami pergi bukan membawa berkah, tapi membawa masalah." teriaknya tanpa peduli orang sekitar. Ketika takdir mempertemukan mereka, namun dunia menentang keduanya. Bagaimana saat takdir dan dunia saling menentang, menurutmu siapa yang akan menang? ⓒ REA OFFICIAL
All Rights Reserved
#846
mermaid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CUDDLE
  • change the life of the evil princess [End]
  • The  Replacement Lady (End)
  • hay mantan !!
  • From Friends To Love ✔
  • Cohors Luporum - Ad Regalia Ultima
  • Wasted Princess [On Going]
  • Chloe (The Antagonist Princess)
  • Aku, Kamu, & Waktu (Chaennie) Terbit ✅
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines