Haraa
  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
Haraa zafaran . gadis Anggun , lugu & pintar . Hampir semua lelaki terpesona atas kelembutan dan keanggunan yang hara miliki . tetapi tidak dengan lelaki yang bernama Rein . Rein halim . bertolak belakang dengan kebanyakan lelaki yang menyukai seorang gadis anggun yang bernama , Haraa zafaran . Rein sama sekali tidak melihat sisi baik yang dimiliki oleh Hara , tetapi dimata Rein Hara adalah seorang gadis ceroboh , tidak mudah bergaul dan suka mempermalukan dirinya sendiri di depan Rein. Akan kah Hara bisa memaklumi sikap rein terhadapnya ? Akan kah Rein luluh atas sikap manis Hara terhadapnya ? ~bolehkah Aku mencintaimu setelah engkou sudah tidak lagi mengharapkan cintaku ? Bolehkah aku membalas rasa cintaamu ? Setelah engkou sudah tidak peduli akan rasa cintaku ? _Rein halim ~Kamu nggak akan pernah tau rasanya mencintai orang yang nggak punya hati kayak kamu ! _Haraa zafaran
All Rights Reserved
#130
hara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABIAN HALA
  • Anggi & Anggia
  • KANTHA [Nikah Muda]
  • AlAz  (end)
  • AKSARA
  • Rannia√
  • SAGIA ~ Rasa Yang Tiada Akhir ~ END
  • you
  • Perihal Hati

Hembusan angin menyapu lembut rambut panjang milik Hala yang ia biarkan tergerai begitu saja. Napasnya tenang namun tidak dengan perih di ulu hatinya yang membuat ia hanya mampu duduk diam sambil memeluk kedua lututnya. Berharap akan ada sebuah pelukan yang datang untuk menghangatkannya. Kisah kelam itu sudah berlalu sekitar setengah tahun yang lalu, tapi seolah kisah itu begitu betah menjadi parasit di dalam kehidupannya. Yang selalu dan terus menerus Hala rasakan ialah mengenai rindu dan rasa ingin bertemu. Rasanya ia belum cukup menikmati waktu yang Tuhan jatahkan untuk mereka bisa saling mencintai dan membersamai. "di agama kita gak ada reinkarnasi, tapi aku terus berdoa supaya ketemunya di mimpi, tapi mimpi pun bukan bagian dari kekuasaan aku ataupun kamu. Jadi kapan kita akan bener-bener ketemu? Malam ini? Besok? Lusa?" Setitik air mata jatuh membuat isakan Hala kembali terdengar. Suara pintu yang terbuka lalu pelukan yang berasal dari belakangnya membuat isakan Hala kian membesar. Pelukan memang, tapi bukan orang ini yang ia harapkan. Karena memang sebenarnya ia tidak akan pernah merasakan pelukan itu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines