Story cover for Shady by Deeyshanin
Shady
  • WpView
    Leituras 84
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 84
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em nov 13, 2020
Bukan tentang seberapa kaya dan seberapa tampan parasnya, tapi dia, sesosok lelaki yang dengan segala kesederhanaannya mampu membuat Safira menyerahkan hati untuknya. 

" Dia segalanya buat gue, kalo nggak sama dia, gue nggak yakin bakalan bisa sebahagia ini."

Tapi ternyata mempertahankan dia jauh lebih sulit dari yang Safira bayangkan.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Shady à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
What Destiny Has For Us cover
EPIPHANY cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
ABOUT KENTA [Telah Terbit] cover
Destiny said. {BERSAMBUNG} cover
DRABIA [END] cover
Still You [END] cover
Amore cover

Nissa & Nathan (COMPLETED)

36 capítulos Concluída

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.