DI UJUNG HATI MEMBIRU

DI UJUNG HATI MEMBIRU

  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 12, 2020
Devia. Ibu empat buah hati sosok wanita pekerja keras. Mengawali kehidupan dengan biasa saja namun semua dijalani dengan penuh perjuangan dan dedikasi. Karir yang baik sejalan dengan kehidupan yang semakin menuju kemewahan namun tidak dalam pernikahannya. Kehidupan pernikahan yang datar dan begitu-begitu saja membuat Devia merasa bosan. Tak ada perubahan signifikan yang diperoleh meski sudah memasuki satu dasawarsa. Jenuh. Itu yang terjadi. Penyelamatan dilakukan Devia agar terjadi perubahan tetapi Dandi sang suami tidak menganggap terjadi apa-apa. Mereka baik-baik saja. Konflik pun bermunculan, Devia harus menyelesaikan sendiri dan lagi tanpa Dandi di sisinya. Hingga semua terjadi begitu saja sosok Mike muncul meleburkan segalanya. Sesuatu yang hilang Devia temukan dalam diri Mike. Akankah rumah tangga Devia pulih seperti sedia kala atau justru Devia mencari bahagianya bersama Mike? Temukan jawabannya dalam kisah novel ini! Selamat membaca!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A Letter to My Sister
  • UNBREAKABLE
  • ZAWIL
  • DOSEN HALAL KU ✔
  • Girl's
  • KIRANA
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • My Perfect Doll

Ada sebuah rumah kecil yang berdiri dengan jendela penuh cahaya, tapi di dalamnya tersimpan kisah yang jauh dari kata sempurna. Di sana, seorang kakak bernama Arumi menjadi langit untuk empat adik laki-lakinya: Dion yang selalu mencoba jadi penopang, Haris yang berapi-api tapi diam-diam rapuh, Jewa yang menyembunyikan luka di balik senyum, dan Awan, si bungsu yang tumbuh terlalu cepat. Mereka bukan keluarga sempurna. Dunia menaruh mereka di persimpangan yang gelap, memaksa mereka berjalan dengan kaki telanjang, sambil menertawakan pahitnya hidup agar tidak hancur oleh kenyataan. Namun di balik tawa sarkas dan candaan receh, ada cinta yang diam-diam mereka jaga. Cinta yang membuat mereka bertahan, bahkan saat satu per satu kehilangan mulai merenggut kebahagiaan yang tersisa. "A Letter to My Sister" bukan sekadar kisah keluarga. Ini adalah cerita tentang cinta yang dipaksa tumbuh di tanah retak, tentang pengorbanan yang tidak selalu mendapat balasan, dan tentang kehilangan yang diam-diam menunggu di ujung jalan. Mungkin, di kehidupan lain, mereka bisa kembali duduk satu meja-lengkap, utuh, dan tanpa air mata.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido