THE LAST CHANCE

THE LAST CHANCE

  • WpView
    GELESEN 185
  • WpVote
    Stimmen 23
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Sep. 24, 2022
WpInfo
Belletristik
Romantik
Ada saatnya tim yang selalu dianggap lemah mencapai kejayaannya. Ada saatnya juga tim yang diagung-agungkan, akan tahu bagaimana pahitnya menelan kekalahan. Arvin tidak pernah menyesal menjadi kapten tim Sempasa, hanya saja, mendengar teriakan cemooh dari orang sekitar, hatinya berdenyut sakit. Tekadnya lekas ia bulatkan. Ia berjanji akan membungkam mulut orang-orang yang mengejek timnya dengan kemenangan telak. Namun, niat kuat kadang digoyahkan dan dihancurkan oleh keadaan. Mungkin sebagai ujian dari Tuhan untuk melihat sekuat apa manusia dalam berniat dan bertekad. Keadaan apa yang menggoyahkan niat kuat kapten Sempasa? Dapatkah menghadapi keadaan itu? 🥇 Happy reading, Guys!🥇
Alle Rechte vorbehalten
#23
tiri
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Harapan (Tamat)√
  • Avyan (End) ✓
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • He Called Me Mama
  • takdir 7 bersaudara
  • My Husband (TAMAT)
  • RIRI NATARI [END]
  • But I'm also tired
  • Bang,Gw Kangen..

"Mas Fadhil puas!? Puas karena telah berhasil bertemu dengan ayah kandungmu, tetapi harus mengorbankan nyawa Papa!" Arfan mendorong tubuh Fadhil hingga membuatnya terjungkal. Arrgh!!! Fadhil meringis pelan ketika lukanya membentur tanah tanpa sengaja, alisnya saling bertautan dengan dahi yang mengeryit dalam. Namun, sebisa mungkin diabaikan karena tak ingin terlihat lemah di hadapan semua orang. "Arfan, kamu jangan keterlaluan! Kondisi Fadhil masih lemah, dan enggak seharusnya kamu bersikap kasar seperti itu!" bentak Qiana sembari membantu Fadhil kembali duduk di kursi rodanya. "Kalian pikir kalian yang paling merasakan kehilangan dan terluka atas kematian Adnan? Salah! Justru Fadhil yang paling terluka di sini, asal kalian tahu saja!" Fauzan menimpali. Lelaki itu juga terluka, tetapi tak suka melihat Fadhil yang diperlakukan seolah-olah tersangka utama di sini. Padahal, ia sendiri juga korban dari semua kekacauan yang terjadi. Dia yakin bahwa pemuda itu yang justru terluka paling parah dibandingkan dengan yang lainnya. An amazing cover by @Triyanti_Fitri

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien