Varsha : Si Pencinta Hujan

Varsha : Si Pencinta Hujan

  • WpView
    LECTURES 2,051
  • WpVote
    Votes 195
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., juil. 4, 2021
Cerita tentang Varsha, si pencinta hujan yang tidak munafik. Hidupnya dipenuhi dengan suka dan duka, atau hanya duka saja? Entahlah sepertinya iya. Dibanding-bandingkan dengan Kakaknya sedari kecil, bahkan saat Kakaknya telah meninggal, itu melengkapi kesedihan dalam hidupnya. Untung saja datang Erland, Kakak kelasnya sekaligus pelanggan lama di Kafe milik Ayahnya. Ya hitung-hitung, Erland menambah harinya menjadi sedikit lebih bahagia. . "Mau pesan apa?" tanya Varsha lagi. "Ah Teh nya batal, saya pesan kamu saja." "Saya juga tidak ada di menu." "Ya sudah besok kamu ikut saya ke tukang percetakan langganan saya saja." "Untuk apa?" "Membuat menu yang baru, yang di dalamnya ada namamu dan teh panas." Varsha tersenyum mendengar perkataan Erland, lumayan aneh menurutnya. "Tapi, menu itu hanya khusus untuk saya, orang lain jangan dikasih menu yang itu. Itu spesial, cuma buat saya." "Kenapa?" "Ya karena kamu dan teh panas disini cuma punya saya." . Ditulis saat musim hujan di tahun 2020. Dipublikasikan pada awal tahun 2021, 21-01-2021. Jangan tanya kenapa, karena aku juga tidak ada jawaban maupun alasan. . cover by @felladelia
Tous Droits Réservés
#195
strong
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ARGA [TAMAT]
  • AYARA [END]
  • CATUR [END]
  • Kalaya [END]
  • Story Stela
  • SENJA (Revisi 2023)
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • Rintik Hujan
  • FIZYA
  • Hiraeth'n

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu