Only you

Only you

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 27, 2020
[PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!] [FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] [VOTE JANGAN MAU JADI PEMBACA GELAP!] [AMBIL BAIKNYA BUANG BURUKNYA] Tertawa bukan berarti ia sedang bahagia, namun itulah cara dia untuk menutupi sejuta luka yang ia pendam. Penasaran? Baca aja hehe🤣
All Rights Reserved
#70
dhea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • ZENARZEL [SELESAI✔]
  • Valcano
  • DEVCHA
  • 00.00
  • Aderaga [ON GOING]
  • AFFAIR (Completed)
  • 0°Celcius [End]
  • Paradise
  • Deksa 's Diary

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines