KELABU

KELABU

  • WpView
    Reads 455
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 8, 2021
"Tunggu sebentar, Kak. Kamu akan kembali melihat warna dunia." Hanya sebuah kisah sederhana yang mungkin tak sampai untuk menyentuh hati para pembaca. Luka yang menyakitkan pada porsi yang telah Tuhan berikan. Jangan mengharapkan kisah romansa ataupun kalimat puitis dari cerita ini, karena aku membuatnya dengan kata yang sangat sederhana. Masih banyak kekurangan di dalamnya. Selamat membaca, dengan senang hati aku akan menerima kritik saran yang kalian berikan.
All Rights Reserved
#379
raka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GLIMMER ✔
  • Matahari Kecil
  • Family Line
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Breathe
  • R e t i s a l y a
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • GREENSTA [END]
  • Devon [END]

Aku sendiri, tersesat dalam kabut kehidupan. Berjalan mengikuti ke mana langkah ini mengarah. Hingga kutemukan kilau cahaya indah dalam rumah kecil nan sederhana. Di sana ... kurengkuh kembali harapan yang sempat pupus. Memupuk balik asa yang sirna tak tersisa. Aku, dia, mereka adalah gambaran sebuah cahaya yang meredup. Tapi, saat aku, dia dan mereka saling terikat oleh benang merah yang tak kasat mata menjadi kami. Saat itulah ada secercah harapan untuk hidup kami yang semula redup. Kemudian, kami terlahir kembali dari setiap sudut terkecil semesta. Sendiri kami lemah, kecil, dan tak tahu arah. Bersama kami perkasa, besar, dan tangguh untuk berjuang. Demi diri sendiri dan untuk mereka yang berjuang bersama kami. Dengarkan cerita kami yang coba menaklukan semesta demi kebersamaan berteduh di bawah atap kecil ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines