THE LONG-AWAITED MR HAN

THE LONG-AWAITED MR HAN

  • WpView
    Membaca 85,198
  • WpVote
    Vote 5,981
  • WpPart
    Bab 199
WpMetadataReadDewasaLengkap Min, Des 24, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Bawa aku masuk, aku akan melakukan apa pun yang kamu ingin aku lakukan!" Di kehidupan sebelumnya, Lu Man dikirim ke penjara setelah dijebak oleh saudara tirinya dan seorang bajingan. Setelah dibebaskan dari penjara, satu-satunya hal yang menyapanya adalah batu nisan ibunya. Melihat bajingan dan wanita jalang itu bersama-sama bahagia seperti satu keluarga besar dengan ayah kandung dan ibu tirinya, dia bersiap untuk mati bersama dengan bajingan dan saudara tirinya dalam kobaran api. Saat dia membuka matanya lagi, dia menemukan dirinya kembali pada hari dia dijebak. Dengan tegas melompat keluar jendela dan memanjat kamar sebelah, dia mencari perlindungan dari pria yang menempati kamar di sana. Tetapi siapa yang menyangka bahwa pria itu adalah pria brilian yang selalu dia kagumi dari jauh di kehidupan masa lalunya? Dia bersumpah untuk membersihkan matanya dan menjadi lebih memperhatikan orang. Dia ingin membuat semua orang yang berhutang padanya di masa lalu untuk membayarnya kembali! "Tuan Muda Han, bisakah Anda membiarkan saya memeluk lengan Anda?" "4444, aku punya satu lagi, apa kamu mau?" "..." -------------------------------------------- Novel Terjemahan Penulis : As If Dawn, 恍若晨曦
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Vericha Aflyn ✔️
  • [✓] Transmigrasi: Kembali Ketahun Ketika Ayah Saya Masih Sekolah

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan