KINGS: Themis

KINGS: Themis

  • WpView
    Reads 354,648
  • WpVote
    Votes 53,307
  • WpPart
    Parts 74
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 22, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Aria. Ia adalah anak kandung yang hilang. Dan saat kembali, tempatnya... telah digantikan. Tak ada pelukan. Tak ada air mata rindu. Yang ada hanya tatapan takut-takut kehadirannya akan merusak "kebahagiaan baru" yang bukan untuknya. Tapi ia diam. Ia bertahan. Karena ia masih punya satu hal yang dunia belum rebut darinya: saudari kembarnya, Asia. Sampai hari itu datang. Satu jebakan. Satu tragedi. Dan Asia... tak pernah kembali. Ia sendiri selamat. Tapi tidak utuh. Ia kehilangan lebih dari tubuh-ia kehilangan tempat, suara, dan makna. Dan dunia... tetap memilih membela mereka yang tampak bersih, tapi kotor di dalam. Ia bersuara-namun diasingkan. Ia hadir-namun dilupakan. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali. Bukan sebagai gadis yang pernah ditinggalkan. Tapi sebagai bayangan keadilan itu sendiri. Tenang. Tak bercela. Tak tersentuh. Menggeliat dalam gelap yang samar, berpura-pura bahwa ia adalah cahaya. Dan ketika mereka yang dulu mencintai yang salah mulai tumbang satu per satu, mereka bertanya: "Kenapa kami?" Ia hanya tersenyum. Lembut. Tajam. "Bukankah kita sedang bercanda?"
All Rights Reserved
#531
law
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only for Villainess (Tamat)
  • Transmigration | Season2
  • SEPARATED TWINS [END]
  • Brothers
  • SHE'S DEVIL || ENDING
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • MAREAPADA [Revision]
  • Transmigrasi Kiara & Lisa
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • Wanita Jahat Dirasuki Iblis
  • Ashita :  The Warrior Of Spirit
  • The Return of Lost Daughter [END]
  • Blue Trapped In BL Novel
  • AZRAELLA
  • My Beloved Revenge [END]
  • Misunderstanding

Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines