Hujan di Bulan November

Hujan di Bulan November

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 21, 2021
Nilam tercengang menatap tumpukan buku "Tips-tips Belajar Bahasa Inggris" di hadapannya. Guru berperawakan tinggi dengan kacamata yang bertengger manis di hidung mancungnya menatap Nilam datar dan membanting kuat buku terakhir yang ia keluarkan dari laci meja guru miliknya. "Kamu harus belajar Bahasa Inggris," ucap Mr. Adam. Guru Bahasa Inggris terpopuler di sekolahnya. Ia tampan, pintar, tegas, dan yang terpenting dia ... JOMBLO. Kaum hawa yang melihatnya pasti akan terpesona dengan aura dewa yang ia pancarkan. Tapi itu semua tidak berlaku bagi Nilam. Baginya, ia hanyalah guru mata pelajaran yang sangat ia benci. Sikapnya yang menyebalkan, tidak berperikemurid-an, dan tadi apa katanya? Nilam harus belajar Bahasa Inggris? Whoaa! Demi sempak doraemon, Nilam gak akan pernah mau belajar bahasa yang mampu mengigit lidahnya pada saat melafalkannya. "Saya mau pulang, permisi," tukas Nilam kesal. "Duduk atau kamu saya nikahin." Ucap Mr. Adam dengan cepat. Langkah Nilam terhenti. Tiba-tiba saja ia merasakan hal yang tidak biasa. Pipinya terasa panas dan jantungnya sedikit berdesir. Ada apa ini? "Sama kucing saya," sambung Mr. Adam yang membuat Nilam menoleh dan memberikan tatapan sengit pada guru yang katanya idaman para murid tapi ternyata menyebalkan. ____ "Hujan di bulan November itu punya banyak cerita, salah satunya, kamu." "Jangan harap kebahagiaan akan selalu tertulis dalam kisah hidup kita."
All Rights Reserved
#360
softboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • BarraKilla
  • CLOSER
  •  Lost in Your Eyes
  • KIARILHAM【END】
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Padam Nelangsa

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines