-AKSARA-
  • WpView
    Membaca 65
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Des 11, 2022
Aksara adalah sebuah tulisan Terkadang sebuah tulisan bisa membawa kebahagian bagi para pembacanya. Bisa membuat mereka tersenyum, tertawa dan berbahagia. Namun jika diperhatikan baik baik, satu tulisan kecil bisa membawa malapetaka bagi pembacanya jika kesalahan dalam pengucapan dan sukses membuat mereka dilanda oleh kebingungan, dan ketakutan oleh teka teki yang menerror satu sekolah, apakah kau percaya dengan tulisan itu ? Aksa dan Ara harus terjebak dalam permainan psikopat gila karena kedua nya salah membaca beberapa kalimat dalam buku di perpustakaan. Sayangnya, mereka tidak tahu bahwa kedua nya membawa petaka besar. Kejadian demi kejadian terjadi di dalam gedung sekolah, mulai di temukannya mayat siswa, darah yang bocor dari atap sekolah, dan peristiwa lainnya yang sukses membuat satu sekolah ketakutan. Akankah Aksa dan Ara menyadarinya? Apakah mereka akan berhasil membongkar semua peristiwa ini? Karya oleh: Adel dan Kayla Note: Mohon maaf apabila ada banyak kosakata yang kurang tepat dan typo bertebaran, mohon di koreksi, terimakasih ❤ Jangan lupa untuk Vote dan comment, itu semua membantu kita untuk semangat membuat karya lebih lanjut 🦋 (Source cover background: Pinterest)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • JAM 3 SORE
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Anxiety
  • Alexa: Antara Kau dan Dendam(END)
  • Don't Believe me
  • Keadilan? Memang Ada?
  • Aksara Bercerita
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)
  • BACK [TERBIT]
  • 100%(on Going)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan