Toxic Masculinity

Toxic Masculinity

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2020
“Waduh maaf nih gue kelepasan... Ahhh muka perawatan lo jadi ancur, tapi emang seharusnya muka cowok tuh gini. Bau amis darah di muka cowok lebih keren dari pada bau mawar jijik tau ga!” Buk “Argh sialan.” “Ups maaf, Aku cuma niat bantu kamu kok. Katanya bau amis darah di muka cowok lebih keren tapi kayanya pukulanku ga sekuat kamu. Apa perlu aku pukul lagi?”
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • DEVANO AND QUEN
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Black Rose
  • MORALLESS
  • My Enemy Is Mine
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • I Am Sorry
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR

Pacaran - Menikah - Punya Anak - Happily Ever After Oh! Hanya itu yang di inginkan Rajendra Malik Hartono -Malik- tapi sayang beribu sayang, dia hanya sampai di tahap Menikah dan semuanya menjadi sia-sia. Galau? Sudah pasti Gagal moveon? Iya, lah! Bahkan setelah 5 tahun berlalu setelah perceraian Malik masih tidak bisa menghapus Saralee dari ingatannya. Tapi bagaimana jika perempuan itu kembali datang dan mengguncang hidupnya? --- Malik terdiam melihat wanita di depannya hancur, dia mendekat hendak memeluknya. "Don't! Don't ever touch me!" "Honey, please.. beri aku kesempatan ya? Ini hanya kesalah pahaman" "Salah paham dari mana, Mas?" Teriak Saralee. "You always talk for me to letting you go, but what about letting go of the future? Our future? We planned so tightly, our future?" "Our future was gone when you got in touch with that woman, aku gak tahu kapan ini semua di mulai sampai kamu berani membawa wanita itu ke rumah kita! Ke kamar kita mas!" "Enough! I'm not in my best mental health right now. Life is so full of burdens and pressures that I no longer find my favorite things exciting. Lately, I haven't asked for much. I woke up every day wanting and hoping to be okay. So please let me go! If you still love me please let me go. Menikah sama kamu adalah sebuah kesalahan untukku, I just want to kill myself so I never felt this pain.. please Mas, Please let me go" Telak! Kalimat terakhir itu benar-benar membuat Malik hancur, dia tidak bisa melihat istrinya kesakitan seperti ini, jadi Malik memutuskan untuk merelakannya saja. "Oke.." Malik memejamkan matanya sambil memijat pelipisnya. ".. oke aku akan kabulkan mau kamu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines