Desire (On Going)

Desire (On Going)

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2020
"Update Setiap Hari" Felysia Inez Gianina mengaku tidak pernah mencintai Ezra Samuel, suaminya. Alasannya menikah hanya demi harta. Sekaligus memanfaatkan 'kelebihan' yang dimiliki. Jadi, begitu mendapati pria itu selingkuh di belakangnya, tanpa ragu, Felysia meminta bercerai. Alasannya sungguh konyol, tidak mau 'berbagi sumber uang' dengan perempuan lain. Lebih enggak masuk akal lagi ketika Ezra menawarkan setengah kekayaannya sebagai 'ganti rugi' pernikahan. Ketika hubungan mereka benar-benar berakhir, Felysia mengira dirinya sudah bebas dan tidak akan bertemu lagi dengan Ezra. Namun, siapa sangka, justru setelah bercerai itulah kebebasannya terenggut sempurna. DESIRE COPYRIGHT ©2020 BY HANNA STOTLAND
All Rights Reserved
#484
yizhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Terpaksa Menikahi Berondong (SUDAH TAMAT)
  • KYTJC (END)
  • Pengganti  [END]
  • Senandung Azalea (Completed)
  • With You? [TERBIT]
  • MY CEO ✓
  • Kerfuffle (Tamat)
  • The Perfect Young Papa (SUDAH TERBIT)
  • Dosen Killer | END✔

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines