The Puzzle of Love

The Puzzle of Love

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Aluna kuliah di jurusan Biologi adalah impiannya. masa orientasi kampus begitu berkesan karena dia diplonco oleh para senior. Zaky adalah senior yang paling santai dibanding senior lainnya yang kejam. Aluna tidak diplonco seperti senior lain memperlakukannya. Tapi Zaky malahan memberikan teka teki berupa kombinasi angka, yang Aluna tidak tahu artinya. tugas Aluna adalah mencari tahu teka teki itu. Hingga Aluna wisuda teka teki kombinasi angka itu tidak juga bisa Aluna pecahkan. Meskipun Aluna dan Zaky sudah akrab sebagai senior junior. Aluna sudah melupakan teka teki itu, hingga suatu hari setelah mereka berjauhan Zaky menanyakan kembali jawaban teka teki itu. Aluna masih belum tahu, Zaky memberikan beberapa Clue. Aluna akhirnya bisa memecahkan kombinasi angka itu. Kaget dengan isi teka teki itu. Aluna tidak bisa menyanggupi. Bagaimanakah Zaky menerima kenyataan ini? Kenapa Aluna tidak bisa menyanggupi isi teka teki Zaky? apa sebenarnya isi teka teki itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Project Tanpa Deadline
  • Hi, Pak Dosen!
  • MAS !
  • Rekan Kerja Seyla
  • DEADLY CURSE [Completed]
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • ALGENTA
  • DUDA TAMPAN
  • Siapa di Balik Layar

Jemima pikir kuliah hanya soal tugas, kelas, dan deadline yang tak ada habisnya. Tapi ternyata, dunia perkuliahan justru memperkenalkannya pada hal-hal yang tak pernah dia pelajari sebelumnya: - Tentang pertemanan yang datang dari arah tak terduga, - Tentang menemukan suara sendiri di antara keraguan, - Dan tentang cinta... yang tidak pernah diberi nama. Damian adalah senior jurusan Teknik Informatika - tenang, sulit ditebak, dan selalu muncul di saat Jemima tidak siap. Mereka sering bersama, tapi tidak pernah benar-benar "jadi". Mereka tahu ada rasa. Tapi tidak ada status. Seperti project tanpa deadline, hubungan mereka terus berjalan... tanpa tahu kapan (atau apakah) akan selesai. Di tengah tumpukan tugas, begadang di ruang studio, dan kopi yang mulai kehilangan rasa manisnya, Jemima harus memilih: Apakah dia akan terus menunggu sesuatu yang tidak pasti, atau mulai menulis ulang kisahnya sendiri? Yukk kepoin ceritanya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines