NO WAY BUT LOVE YOU

NO WAY BUT LOVE YOU

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 30, 2020
Kuliah di Jakarta bagi Giska adalah pelarian dari kisah cinta tiga bulannya yang kandas. Dia berjanji tidak akan jatuh cinta lagi. Namun pelariannya membawa Giska bertemu Reno, saudara sepupu sahabatnya, Yola. Reno yang cuek, jutek, dan kecelakaan kecil tanpa sengaja yang mempertemukan mereka di depan kampus, membuat Giska membenci Reno. Hingga permintaan Yola agar mereka tampil memeriahkan ulang tahun Yola membuat keduanya terpaksa dekat. Giska yang menutup hatinya untuk cinta dan Reno yang punya masa lalu kelam dengan kematian kekasihnya, tanpa disangka akhirnya memiliki ketertarikan satu sama lain. Namun di antara mereka ada Galang, sahabat Giska di kampus yang terobsesi akan cinta Giska. Galang mengancam Giska akan bunuh diri bila keinginannya untuk pacaran dengan Giska tidak terpenuhi. Akhirnya Giska terpaksa mengikuti keinginan Galang dengan syarat. Apakah Giska dapat tetap melarikan diri untuk tidak jatuh cinta lagi, sementara pesona Reno terus bertambah setiap saat? Bagaimana pula dengan Galang? Siapa yang kemudian akan dipilih Giska? Reno, Galang, atau tidak keduanya?
All Rights Reserved
#123
obsessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • My First Crush [End]
  • The Chance
  • Rannia√
  • Between Friends Or Love
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • About We [End✔️]
  • Andira [End]

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines